Breaking News:

Berita Pamekasan

Demo LSM di Arek Lancor Pamekasan, Massa Desak Pengambil Contoh Tembakau Lebihi Aturan Diproses

Massa mendesak aparat Satpol PP Pamekasan menindak tegas oknum gudang pembelian tembakau yang diduga melakukan pelanggaran saat mengambil tembakau.

TRIBUNMADURA.COM/MUCHSIN
Aksi demo anggota LSM di area Monumen Arek Lancor, Kabupaten Pamekasan, Senin (4/10/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN – Sekitar 100 pemuda dari 24 LSM yang tergabung dalam Markas Besar Lintas LSM Pamekasan melakukan aksi unjuk rasa di area Monumen Arek Lancor, Kabupaten Pamekasan, Senin (4/10/2021).

Dalam kesempatan itu, massa mendesak aparat Satpol PP Pamekasan menindak tegas oknum di beberapa gudang pembelian tembakau yang diduga melakukan pelanggaran saat mengambil contoh tembakau milik petani.

Berdasarakan temuan di lapangan, pihak pembeli tembakau mengamil tembakau sebagai contoh dinilai melanggar aturan yang telah ditetapkan berdasarkan Perda Pamkasan Nomor 4 tahun 2015, tentang Tata Niaga, Budaya dan Perlindungan Tembakau Madura.

Maksimal pengambilan contoh tembakau sebanyak 1 kg. Tetapi yang terjadi, beberapa oknum pengusaha yang membeli tembakau petani disebut telah mengambil contoh antara 2 kg hingga 3 kg.

Dalam orasinya, Presiden NGO, Zaini Wer Wer meminta agar Satpol PP Pamekasan bertindak tegas terhadap segala pelanggaran berat yang dilakukan oknum-oknum pembeli tembakau rakyat.

Jika perlu, kata dia, pelaku itu diproses hukum agar jera. Karena tindakannya teleh menyengsarakan petani tembakau.

Zaini Wer Wer juga meminta Bupati Pamekasan, DPRD, dan Disperindag Pamekasan tidak menutup mata terhadap terjadinya pelanggaran pengambilan contoh tembakau.

Ia menyebut, meski sudah dilaporkan kepada Satpol PP Pamekasan, temuan pelanggaran ini belum mendapat tanggapan.

“Untuk itu, kami atas nama Mabes BGO bersama rakyat menuntu agar mencabut izin pelanggar perda tata niaga tembakau. Begitu juga gugang pembelian itu ditutup," kata dia.

"Kami juga mendesak dalam pembelian tembakau ini, memberdayakan pengusaha pabrikan lokal di Pamekasan agar tercipta peguatan ekonomi lokal yang mandiri dan berdaya saing,” papara Zaini Wer Wer.

Berselang tidak berapa lama, Kepala Satpol PP Pamekasan, Kusairi datang menemui pengunjuk rasa.

Setelah mendengar tuntutan mereka, Kusairi berjanji menurunkan tim melakuan penyelidikan terhadap sejumlah gudang pembelian tembakau yang diguga melanggar aturan sambil mengumpulkan bukti.

Jika nanti, ditemukan pelanggaran berat, maka oknum itu akan diproses hukum.(sin/muchsin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved