Breaking News:

Berita Surabaya

PT KAI Daop 8 Surabaya Tambah 6 Keberangkatan KA Jarak Jauh, Ada Penyesuaian Operasional Kereta Api

Pada Oktober 2021 ini, PT KAI Daop 8 Surabaya melakukan penyesuaian operasional KA Jarak Jauh.

TRIBUNMADURA.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Kereta api saat melintasi jalur rel di Stasiun Gubeng, Surabaya. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - PT KAI Daop 8 Surabaya terus mengakomodir kebutuhan dan kepercayaan pelanggan akan hadirnya transportasi yang aman, nyaman, dan sehat pada masa pandemi Covid-19.

Terbaru, pada Oktober 2021 ini, PT KAI Daop 8 Surabaya melakukan penyesuaian operasional KA jarak jauh.

Jika pada September lalu PT KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan keberangkatan 23 KA jarak jauh, maka pada Oktober ini mereka melakukan penyesuaian menjadi 29 keberangkatan KA jarak jauh.

Artinya, terdapat penambahan sebanyak 6 keberangkatan KA jarak jauh di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya.

Sementara untuk KA lokal tidak berubah, yakni masih mengoperasikan keberangkatan sebanyak 52 perjalanan KA lokal.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan, tingkat kepercayaan pelanggan KA pada masa pandemi terhadap KAI terus meningkat.

Baca juga: Serasa Nongkrong di Kafe, Naik Kereta Api Kini Bisa Akses Layanan WiFi Gratis hingga Live Cooking

"Sejalan dengan tingkat kepercayaan pelanggan KA dimasa pandemi terhadap KAI terus meningkat, maka kami juga melakukan penyesuaian operasional KA, khususnya KA jarak jauh. Dimana kini jumlah keberangkatannya saat ini juga bertambah," jelas Luqman pada TribunJatim.com, Kamis (7/10/21).

Luqman menambahkan, menurutnya, meningkatnya kepercayaan pelanggan KA dimasa pandemi ini sendiri tak lain karena KAI selalu melakukan berbagai inovasi, salah satunya adalah memberikan healtykit kepada pelanggan KA jarak jauh dan pengawasan protokol kesehatan kepada pelanggan baik diatas KA maupun di stasiun, hingga menghadirkan layanan rapid antigen.

Terkait rapid antigen sendiri, masih kata Luqman, KAI Daop 8 juga melakukan penyesuaian harga dari yang semula Rp 85.000 menjadi Rp 45.000.

Adapun hingga saat ini, layanan tersebut masih tersedia di 7 stasiun, diantaranya adalah Stasiun Surabaya Pasarturi, Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Sidoarjo, Stasiun Malang, Stasiun Mojokerto, Stasiun Bojonegoro, dan Stasiun Lamongan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved