Breaking News:

Berita Sumenep

Syarat Wajib Calon Penumpang Pesawat di Sumenep pada PPKM Level 3, Perlu Kartu Vaksin?

Para pengguna jasa pesawat perintis tetap harus menyertakan dua syarat, diantaranya surat Rapid Antigen dan Kartu Vaksin Covid-19.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Penerbangan pesawat perintis di Bandara Trunojoyo Sumenep. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kabupaten Sumenep saat ini sedang menjalani Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Diketahui sebelumnya, Kabupaten Sumenep sempat berada di Level 2 namun kembali ke Level 3 imbas dari rendahnya tingkat vaksinasi.

Beda aturan dengan PPKM Level 2, pada PPKM Level 3 di Sumenep ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi para penumpang yang akan menggunakan transportasi udara.

Rute yang ditempuh di Bandara Trunojoyo Sumenep adalah rute Pagerungan - Sumenep.

Para pengguna jasa pesawat perintis tetap harus menyertakan dua syarat, diantaranya surat Rapid Antigen dan Kartu Vaksin Covid-19.

Baca juga: DBHCHT 2021 Dimanfaatkan Dinas Kesehatan Sumenep Untuk Obat-Obatan dan Alat Medis Puskesmas 

"Dua syarat itu kebijakan sebagai upaya mencegah penularan Covid-19 pada sektor transportasi udara di Sumenep," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumenep, Agustiono Sulasno saat dihubungi pada Senin (11/10/2021).

Saat ini katanya, Pemkab Sumenep telah menyediakan Rapid Antigen secara gratis di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

Baca juga: DBHCHT 2021 Dimanfaatkan Dinas Kesehatan Sumenep Untuk Obat-Obatan dan Alat Medis Puskesmas 

"Semua terpusat di Labkesda untuk pelaksanaan tes Rapid Antigen," katanya.

Dari itu semua penumpang pesawat perintis harus menggunakan dua syarat tersebut, pasalnya sudah sesuai permintaan PT. KEI sebagai fasilitator penerbangan di Bandara Pagerungan.

Sementara untuk penerbangan komersial rute Sumenep-Surabaya tidak menggunakan Rapid Antigen. Melainkan cukup dengan kartu vaksin yang akan di cek melalui aplikasi Peduli Lindungi.

"Jika Covid-19 melandai, syarat itu mungkin tidak lagi digunakan sebagai acuan untuk penerbangan," ucapnya.

Ditulis sebelumnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep mengizinkan penerbangan perintis rute Pagerungan-Sumenep dibuka kembali dengan merujuk pada ketentuan penerbangan pada masa penerapan PPKM Jawa-Bali.

Penerbangan pesawat perintis rute Pagerungan-Sumenep sudah bergulir sejak tanggal 5 Oktober 2021.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved