Breaking News:

Berita Tuban

Tak Terima Dituduh Selingkuh dengan Istri Orang, Kepala Dusun di Tuban Laporkan Kades ke Polisi

Kepala dusun di Tuban diduga kuat berselingkuh dengan seorang warganya, yang merupakan wanita bersuami.

TRIBUNMADURA.COM/M SUDARSONO
Kuasa Hukum Kadus Kenti Slamet Idul Adha, Heri Subagyo, saat menunjukkan bukti laporan, Senin (11/10/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Seorang kepala dusun di Desa Talangkembar, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Slamet Idul Adha (33) diduga melakukan perselingkuhan.

Kepala dusun itu diduga kuat berselingkuh dengan seorang warganya, yang merupakan wanita bersuami.

Kasus perselingkuhan kepala dusun dan istri orang itu terungkap setelah suami si wanita diam-diam menyelidiki aktivitas istrinya.

Kini, kasus perselingkuhan kepala dusun menemui babak baru.

Sang kepala dusun melaporkan Kepala Desa Talangkembar bersama 8 warganya ke polisi.

Kuasa hukum Slamet Idul Adha, Heri Subagyo mengatakan, mereka dilaporkan terkait dugaan tindakan pidana menghasut sebagaimana sesuai pasal 160 KUHP.

Kemudian, mereka juga dituduhkan menggelar aksi demo di balai desa setempat tanpa adanya surat pemberitahuan kepada pihak berwajib, Jumat (1/10/2021).

Sehingga mengakibatkan pelayanan desa terganggu karena balai desa disegel oleh massa aksi.

"Kades terkesan melakukan pembiaran demo, bersama 8 warga lainnya terkesan menghalang-halangi pelaksanaan penetapan pengadilan dengan nomor nomor 130/G/2021/PTUN.Sby tanggal 23 September 2021," ujarnya kepada wartawan, Senin (11/10/2021).

Ia menjelaskan, di mana terdapat poin dalam penetapan pengadilan yang mewajibkan tergugat untuk menunda pelaksanaan keputusan objek sengketa, yakni Surat Keputusan Kades Talangkembar nomor 188.45/1/KPTS/414.410.05/2021 tanggal 28 Januari 2021 tentang pemberhentian perangkat Desa Talangkembar atas nama Slamet Idul Adha, jabatan Kepala Dusun Kenti.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved