Breaking News:

Berita Pamekasan

Berikut Tips Bupati Pamekasan Jadi Pengusaha Sukses ke Peserta Millenial Talent Hub

Millenial Talent Hub yang diikuti oleh peserta WUB tersebut dilaksanakan secara virtual dari 13 kecamatan dengan pemateri Baddrut Tamam

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat memotivasi para peserta millenial talent hub (MTH) di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Rabu (13/10/2021) sore. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, menggelar millenial talent hub (MTH) di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Rabu (13/10/2021) sore.

Acara yang dilaksanakan oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP Naker) itu bertujuan untuk memotivasi anak-anak muda untuk menjadi pengusaha sukses. 

Terutama mereka yang telah mengikuti program wirausaha baru (WUB).

Millenial Talent Hub yang diikuti oleh peserta WUB tersebut dilaksanakan secara virtual dari 13 kecamatan dengan pemateri Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, dan Rian Herviansyah dari Jakarta. 

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Plt Kepala DPMPTSP Naker, Supriyanto, dan Plt Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Abd. Fata.

Baca juga: Ribuan Warga Pamekasan Rela Antre Ikut Vaksin, Bupati Baddrut Tamam Buka 23 Gerai Vaksinasi

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menjelaskan, menjadi pengusaha bukanlah pekerjaan yang mudah.

Melainkan harus bekerja luar biasa dan memberikan yang terbaik atas produk yang dihasilkan.

Karena, terjun di dunia usaha itu harus mampu berkompetisi secara dinamis.

"Mengibarkan menjadi pengusaha itu sama halnya dengan kita mengatakan bahwa kita ingin menjalani kehidupan yang penuh tantangan, penuh dinamika dan penuh riang gembira. Karena harus membuat orang bahagia dan nyaman ketika bermitra dengan kita," ujar bupati murah senyum tersebut.

Bupati dengan sederet prestasi ini menyarankan, setiap pengusaha harus mampu menghasilkan produk yang inovatif sesuai dengan tuntutan zaman agar mampu bersaing di pasaran. 

Karena model sebuah produk akan menentukan nilai jual.

"Tidak atas nama konsistensi lantas sepatu model tahun 50an dijual sekarang. Ya, tidak laku. Perlu pendekatan berkebaruan yang kita lakukan untuk melihat market. Kebutuhan pasar, keinginan pasar, model pasar, dan kemasan yang lagi trend," jelasnya.

Saran dia, salah satu cara untuk menjadi pengusaha sukses harus yakin dengan apa yang dilakukannya, termasuk terhadap kepribadiannya sendiri dan tidak bergantung kepada orang lain.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved