Breaking News:

Berita Pamekasan

Penjelasan Komisi VIII Sebut Indonesia Berencana Berangkatkan Sebanyak 1.200.000 Ribu Jemaah Umrah

Ada sekitar 1.200.000 ribu jemaah Indonesia yang akan berangkat Umrah pada tahun 2021 ini setelah sekian lama menunggu akibat pandemi Covid-19

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Anggota Komisi VIII DPR RI, Muhammad Ali Ridha saat jadi pemateri di acara Jagongan Masalah Umrah dan Haji Provinsi Jawa Timur Angkatan VI di Hotel Front One, Rabu (20/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Akan dibukanya kembali Umrah oleh pemerintah Arab Saudi, menjadi angin segar bagi jemaah Indonesia yang hendak menunaikan ibadah ke tanah suci Mekkah.

Berdasarkan informasi yang beredar, pemerintah Arab Saudi akan membuka Umrah pada Oktober 2021 ini.

Ada sekitar 1.200.000 ribu jemaah Indonesia yang akan berangkat Umrah pada tahun 2021 ini setelah sekian lama menunggu akibat pandemi Covid-19.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Muhammad Ali Ridha mengatakan, Indonesia merupakan negara terbesar nomor dua setelah Negara Pakistan yang mengirim jemaah umrah ke Makkah.

Kata dia, tahun 2021 ini, Indonesia akan memberangkatkan sebanyak 1.200.000 ribu jemaah Umrah.

Baca juga: Jumlah Jemaah Daftar Tunggu Ibadah Haji asal Jatim Capai 1 Juta Orang Lebih, Terbanyak di Indonesia

"Kalau dikalkulasi secara persantase, ada sekitar 100 ribu setiap bulan jemaah Umrah asal Indonesia yang akan diberangkat," kata Muhammad Ali Ridha di acara Jagongan Masalah Umrah dan Haji Provinsi Jawa Timur Angkatan VI di Hotel Front One Pamekasan, Rabu (20/10/2021).

Menurut politisi Fraksi Golkar ini, berdasarkan informasi yang beredar, jemaah Umrah direncanakan akan dibuka mulai 25 Oktober 2021 ini.

Namun, ia mengaku masih belum mengetahui berapa jatah jemaah Indonesia yang boleh diberangkatkan Umrah.

"Apakah dicopotnya stiker pembatasan jaga jarak itu kembali normal atau tetap ada pembatasan di Arab Saudi kami masih belum tahu juga. Begitu juga mengenai mekanismenya," jelasnya.

Pria yang akrab disapa Habib Ali ini juga menjelaskan, bila Umrah normal (sebelum masa pandemi Covid-19) jemaah tinggal memasukkan barang bawaannya ke dalam koper langsung bisa berangkat.

Namun untuk Umrah tahun ini, belum diketahui apakah akan ada masa karantina atau tidak di Indonesia dan Arab Sudi saat jemaah hendak berangkat dan tiba.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved