Breaking News:

Berita Situbondo

Proses Pencarian Bapak dari Anak yang Jatuh di Jurang Gunung Ringgit Dibantu Tim Basarnas Jember

tim Basarnas Jember turut membantu melakukan proses pencarian terhadap korban yang jatuh ke jurang

Penulis: Izi Hartono | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/IZI HARTONO
Tim SAR Basarnas saat akan berangkat ke titik pencarian warga Jember yang jatuh ke jurang Gunung Ringgit Situbondo. 

TRIBUNMADURA.COM, SITUBONDO -  Tim Basarnas Jember membantu upaya proses pencarian  terhadap Nimo ( 35) warga Desa Darungan, Kecamatan  Tanggul, Kabupaten Jember,  yang jatuh ke jurang di Gunung Ringgit,  Dusun Carron,  Desa Klatakan,  Kecamatan Kendit, Situbondo. 

Kepala Pos Basarnas Jember,  Prahista mengatakan, hari ini tim Basarnas yang akan membantu melakukan proses pencarian terhadap korban yang jatuh ke jurang.

"Unsur dari Basarnas ada lima orang," ujarnya.

Selain unsur dari Basarnas,  proses pencarian juga melibatkan potensi SAR dan unsur yang lainnya. 

"Kita naik keatas dan menuju titik lokasi dimana korban jatuh, " kata Prahista.

Pria asal Situbondo  mengatakan,  proses pencarian dikakukan dengan cara loring kebawa menggunakan tali ke bawah.

Baca juga: Bapak dan Anak Asal Jember Jatuh ke Jurang Gunung Ringgit Situbondo, Diduga Sedang Ziarah

"Nanti kita mengikuti alur jatuhnya adik yang ditenukan itu, " jelasnya. 

Ia berharap proses pencarian yang dilakukan terhadap korban segera membuahkan hasil.

"Ya harap korban seheta ditemukan, " tukasnya. 

Sementara itu,  anggota Pusdalop BPBD Situbondo,  Ipung mengarahkan,  sampai saat ini sudab ada tiga tim SAR yang diturunkan untuk melakukan pencarian korban. 

"Tadi dua tim SAR dan sekarang dibantu SAR Basarnas Jember.  Jadi yang turun saat ini ada tiga Tim SAR, " kata Ipung.  

Seorang bocah berusia tujuh tahun yang jatuh ke jurang di Gunung Ringgit, Dusun Carron,  Desa Klatakan,  Kecamatan Kendit,  Situbondo,  diselamat selamat.

Bocah bernama Wagil ditemukan selamat setelah tubuhnya tersangkut ranting pohon.

Selama proses evakuasi dari atas gunung,  bocah malang itu tidak mau dibawa petugas tim SAR. Melainkan Wagil hanya mau digendong oleh embanya sendiri hingga tiba ke bawah. 

Setibanya di bawah,  bocah malang itu langsung ditevakuasi ke Puskesmas Pembantu desa setempat untuk mendapatkan pertolongan. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved