Breaking News:

Berita Surabaya

Operasi Zebra Semeru 2021 Dimulai, Petugas Bakal Pelototi Semua Pelanggaran Lalu Lintas

Ditlantas Polda Jatim, mengerahkan 348 orang personel dalam upaya pengawasan selama operasi

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
humas Polda Jatim
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta pimpin apel Operasi Zebra Semeru 2021 dilangsungkan oleh Polda Jatim dan polres jajaran kurun waktu pekan 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kurun waktu dua pekan, Operasi Zebra Semeru 2021 dilangsungkan oleh Polda Jatim dan polres jajaran.

Operasi yang dimulai sejak Senin (15/11/2021) ini, akan berakhir Minggu (28/11/2021) mendatang.

Selama kurun waktu tersebut, dari pihak instansi Polri di jajaran Ditlantas Polda Jatim, mengerahkan 348 orang personel dalam upaya pengawasan selama operasi.

Sebelumnya, petugas berfokus pada kepatuhan protokol kesehatan (Prokes). Tahun ini, operasi tersebut juga akan kembali berfokus pada kedisiplinan tata tertib lalu lintas para pengendara.

Mulai dari memastikan kelengkapan surat berkendara seperti SIM, dan STNK. Petugas juga juga melototi pengendara akan ketertiban mematuhi peraturan lalu lintas dan etika berkendara di jalanan.

Baca juga: Ratusan Pelaku Kejahatan Jalanan Diringkus Polda Jatim ada yang Dihadiahi Timah Panas di Kakinya

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengungkapkan, operasi tersebut berprinsip pada keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas.

Pasalnya, segala bentuk insiden kecelakaan lalu lintas yang terkategori fatal. Selalu dipicu oleh ketidakdisiplinan dan pelanggaran etika tata tertib lalu lintas.

"Perbedaan pandangan antara tujuan operasi ini, mewujudkan Kamseltibcarlantas, dan menjaga nyawa masyarakat, karena kecelakaan biasanya didahului pelanggaran," ujarnya di Lapangan Mapolda Jatim, Senin (15/11/2021).

Oleh karena itu, Nico berharap, para petugas untuk senantiasa menerapkan tiga prinsip pelayanan masyarakat.

Meliputi, pertama, sinergisitas antara Polri dan TNI. Kedua, kesabaran dan problem solving. Ketiga, komunikasi yang  baik.

"Terakhir apa yang kita kerjakan, kita inginkan dengan masyarakat belum tentu sama, karena itu perlu komunikasi," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved