Breaking News:

Berita Lumajang

Jembatan Bambu Darurat di Desa Sememu Lumajang Putus Lagi, Warga Minta Pemkab Bangun Lagi

jembatan alternatif yang dibangun warga dari tumpukan bambu yang disusun memanjang itu putus ketika dihantam banjir lahar dingin

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/TONY HERMAWAN
Seorang warga menatap bangunan jembatan darurat penghubung Desa Sememu-Gesang rusak karena dihantam banjir lahar dingin Gunung Semeru. 

TRIBUNMADURA.COM, LUMAJANG - Jembatan utama penghubung Desa Sememu dan Gesang yang putus pada Awal Maret lalu tampaknya harus segera dilakukan penanganan pemerintah.

Pasalnya, warga berulang kali membangun jembatan darurat selalu rusak ketika musim penghujan. Seperti pada Selasa sore (16/11). 

Muslimin Mus mengatakan, jembatan alternatif yang dibangun warga dari tumpukan bambu yang disusun memanjang itu putus ketika dihantam banjir lahar dingin. Bahkan, materialnya terbawa derasnya arus sungai.

"Jembatannya putus lagi kena lahar dingin," kata dia.

Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa ini. Namun, putusnya jembatan dipastikan membuat aktivitas warga kembali terhambat.

Baca juga: Rumah di Lumajang Rusak Tertimbun Tanah Longsor saat Hujan Lebat

Setiap hari sering dilewati kendaraan roda dua. Bisa dibilang, jembatan ini, menjadi akses utama bagi masyarakat Desa Gesang-Sememu, setelah jembatan utama putus.

"Sudah tiga kali ini dibangun, tapi putus terus karena kena banjir. Sekarang kalau sudah putus terpaksa cari jalan lain mau ke desa lain," terangnya.

Sementara itu, Sidkin seorang warga setempat berharap dinas terkait di Pemkab Lumajang, segera membangun jembatan permanen di atas sungai itu. Sebab sudah hampir setahun jembatan utama dibiarkan putus dan belum dilakukan penanganan.

"Jangan sampai menunggu korban jiwa baru dibangun jembatan. Harapan kami pemerintah bisa segera membangun jembatan permanen untuk memudahkan aktivitas warga," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved