Breaking News:

Berita Sampang

Kepala Dusun di Sokobanah Sampang ini Jual Sabu Hanya Pasrah saat Digrebek Polisi

pria berusia 36 tahun tersebut diketahui menjual narkotika jenis sabu di sekitar Kecamatan Sokobanah

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Tersangka (M) saat berhasil diamankan di kediamannya, Desa Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Kepala Dusun (Kasun) Pongkerep, Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang berinisial M harus berurusan dengan pihak kepolisian setempat.

Pasalnya, pria berusia 36 tahun tersebut diketahui menjual narkotika jenis sabu di sekitar Kecamatan Sokobanah.

Penangkapan yang digelar oleh anggota Polsek Sokobanah bermula dari informasi masyarakat.

Tidak menunggu waktu lama, proses penyelidikan segera dilakukan bahkan, aparat langsung mendatangi rumah tersangka, (17/11/20219 kemarin sekitar 13.00 WIB.

Tak tanggung-tanggung, proses penggeledahan seketika dilakukan, alhasil ditemukan sabu seberat kurang lebih 0,32 gram yang disimpan di lemari tersangka.

Baca juga: Dua Pengedar Sabu di Pamekasan Ditangkap Polisi, Koper Warna Hitam Jadi Tempat Persembunyian Narkoba

"Pada saat itu kami juga berhasil mengamankan tersangka, sehingga tersangka beserta barang bukti langsung kami bawa ke Mapolsek Sokobanah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Kapolsek Sokobanah AKP Agung Joko, Kamis (18/11/2021).

Adapun barang bukti lainnya yang berhasil diamankan berupa, satu buah plastik klip besar yg masih ada sisa sabu, dua buah plastik klip kecil yg masih ada sisa sabu, dan 11 buah plastik klip kecil kosong.

Kemudian satu buah Hp Nokia warna biru, satu buah Hp Samsung warna biru, dan satu buah Hp vivo warna merah yang digunakan untuk mencari pelanggan.

"Profesi tersangka setiap hari sebagai petani dan di samping itu menjual narkotika jenis sabu," terang AKP Agung Joko.

Akibat dari kesalahannya, tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Subs pasal 112 ayat (1) UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Tersangka terancam hukuman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun kurungan penjara," tegasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved