Kecelakaan Lalu Lintas

Mendadak Pindah Jalur Berujung Kecelakaan Maut di Nganjuk, Pelajar Meninggal, Simak Kronologi

Kecelakaan maut kembali terjadi di Nganjuk. Dua pengendara motor terlibat kecelakan, bermula dari pindah jalur mendadak, simak kronologinya

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Amru Muiz
TKP kecelakaan maut di Nganjuk yang membuat seorang pelajar meninggal dunia, berikut ini kronologinya 

TRIBUNMADURA.COM, NGANJUK - Insiden kecelakaan maut kembali terjadi di Nganjuk.

Kali ini kecelakaan melibatkan dua motor yang terjadi di jalan umum Desa Ngrombot Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk.

Akibatnya satu pengendara sepeda motor Honda Tiger Nopol B 6381 SRQ atas nama Septian Ardi Nangsa Putra (17) pelajar warga Desa Ngrombot Kecamatan Pantianroo Kabupaten Nganjuk meninggal dunia di Rumah Sakit.

Sedangkan pengendara Honda Win tanpa nopol atas nama Hendrik Sunarko (45) pekerja swasta warga Desa Gebangbunder Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang mengalami luka dan kini menjalani perawatan di RSUD Kertosono.

Kanitlaka Satlantas Polres Nganjuk, Iptu Sugino menjelaskan, kejadian itu berawal dari pengendara Honda Tiger berjalan dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang.

Ketika di TKP, pengendara Honda Tiger tersebut melaju kendaraanya terlalu ke kanan hingga melebihi batas tengah jalan.

Saat itu, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Win yang juga melaju dengan kecepatan sedang.

"Karena jarak yang terlalu dekat antara Sepeda motor Honda Tiger dan Honda Win itupun terlibat tabrakan yang tidak bisa terhindarkan," kata Sugino, Jumat (19/11/2021).

Kedua pengendara sepeda motor yang terlibat kecelakaan tersebut, dikatakan Sugino, mengalami luka.

Dimana pengendara Honda Tiker mengalami luka di kepala, lecet tangan kanan dan meninggal dunia saat dalam perawatan di Rumah Sakit.

Pengendara Honda Win mengalami luka bengkat di tangan kanan dan kepala pusing yang kini dalam perawatan di RSUD Kertosono.

"Untuk kedua sepeda motor yang terlibat kecelakaan saat ini diamankan Satlantas Polres Nganjuk untuk proses lebih lanjut," ucap Sugino.

Sedangkan dari olah TKP kecelakaan, menurut Sugino, kejadian tersebut diduga akibat kelalaian pengendara yang kurang hati-hati.

Dimana pengendara Honda Tiger tanpa memperhatikan situasi arus lalu lintas dari arah depan berpindah lajur berjalan terlalu ke kanan.

"Hal itu mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas dengan kerugian materi sekitar Rp 1 juta. Untuk itu kamipun mengimbau pengendara lalu lintas untuk selalu hati-hati di jalan dan memperhatikan situasi dan kondisi jalan untuk menghindari musibah kecelakaan," tutur Sugino. (aru/Achmad Amru Muiz) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved