Arti Kata FOMO, Bahasa Gaul yang Populer Jika Seseorang Takut Merasa Tertinggal Tren di Media Sosial
Arti kata FOMO, rasa takut merasa tertinggal atau tidak update ketika tak mengikuti aktivitas tertentu.
Penulis: Ayu Mufidah | Editor: Mujib Anwar
Berbagai riset menyebutkan bahwa orang yang terlalu sering melihat postingan foto atau video liburan orang lain akan merasa kurang nyaman.
Dampaknya, mereka lebih mudah merasa kesepian.
Survei lain juga menunjukkan bahwa 60 persen remaja akan merasa khawatir ketika mengetahui temannya bersenang-senang tanpa dirinya.
Perasaan tersebut bisa saja muncul akibat FOMO.
2. Meningkatkan risiko terjadinya masalah psikologis
Penggunaan media sosial secara berlebihan dapat membuat seseorang menjadi lebih mudah stres.
Ia akan terobsesi untuk mempertahankan image atau harga diri mereka di media sosial.
Jika tidak digunakan dengan bijak, penggunaan media sosial tidak hanya dapat membuat seseorang mengalami FOMO.
Penggunaan media sosial yang tidak bijak juga dapat meningkatkan risiko munculnya gangguan mental, seperti gangguan cemas dan depresi.
3. Menurunkan rasa percaya diri
Merujuk pada poin pertama, melihat unggahan orang lain di media sosial dapat membuat seseorang membandingkan diri sendiri.
Dampak buruknya, ia akan menjadi tidak percaya diri karena merasa hidup mereka lebih sempurna.
Hal ini bisa menyebabkan seseorang rentan mengalami stres.
4. Mengganggu produktivitas
FOMO dan kecanduan ponsel dapat membuat seseorang bisa menjadi lupa diri.
Mereka seakan-akan memiliki dunia sendiri karena selalu fokus pada ponselnya.
Hal ini bisa membuat seseorang sulit berkonsentrasi saat bekerja atau belajar.
Kecanduan media sosial dapat membuat produktivitas dan prestasinya menurun.