Arti Kata FOMO, Bahasa Gaul yang Populer Jika Seseorang Takut Merasa Tertinggal Tren di Media Sosial
Arti kata FOMO, rasa takut merasa tertinggal atau tidak update ketika tak mengikuti aktivitas tertentu.
Penulis: Ayu Mufidah | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA.COM - FOMO menjadi trending topic Twitter pada Selasa (23/11/2021).
Banyak pengguna Twitter yang menyebut dampak FOMO yang dapat mencelakai diri sendiri.
Lantas, apa arti kata FOMO?
Melansir djkn.kemenkeu.go.id, FOMO merupakan akromin kata Fear Of Missing Out.
Arti kata FOMO yaitu rasa takut merasa tertinggal atau tidak update ketika tak mengikuti aktivitas tertentu.
Perasaan cemas dan takut itu timbul di dalam diri seseorang akibat ketinggalan sesuatu yang baru, seperti berita, tren, dan hal lainnya.
Satu di antara penyebab FOMO, yaitu penggunaan media sosial.
Belakangan ini, sedang tren fitur di Instagram mengungkap sosok penggunanya.

Tren di Instagram itu di antaranya, variasi panggilan nama, tempat yang pernah ditinggali, hingga foto terbaru di ponsel mereka.
Fitur yang tengah diganderungi ini bak pisau bermata dua.
Baca juga: Simak Arti Kata Yamet Kudasi, Plesetan dari Bahasa Jepang Yamete Kudasai, Apa Maksudnya?
Partisipasi fitur tersebut di satu sisi membuat pengikutnya menjadi senang.
Namun, tidak sedikit juga yang mengalami kejadian tak terduga setelah mengikuti tren tersebut.
Sejumlah pengguna Twitter ramai mengungkapkan FOMO akibat tren tersebut.
Kasus penipuan misalnya, yang dialami seseorang setelah mengikuti tren itu.
"Pagi td temen sy tlp, nangis2 abis ditipu katanya. Biasalah, penipu yg tlp minta transfer gtu. Yg bikin temen sy percaya, si penipu manggil dia “pim”. “Pim” adlh panggilan kecil tmn sy, yg hanya org deket yg tau. Terus dia inget dia abis ikutan ini," tulis pengguna Twitter.
Perasaan FOMO dapat terjadi pada semua gender dan umur, seperti dilansir VeryWellMind.
Berikut gejala FOMO yang dapat dialami seseorang
1. Selalu mengecek gadget
Kebiasaan memegang gadget seakan sudah tidak bisa dihilangkan.
Seseorang yang mengalami FOMO akan selalu mengecek ponsel tepat ketika bangun tidur bahkan sebelum tidur seakan tidak mau ketinggalan berita apapun.
2. Lebih peduli dengan media sosial daripada kehidupan nyata akibatnya muncul keinginan untuk diakui orang lain di dunia maya
3. Selalu ingin tahu kehidupan orang lain
4. Selalu ingin tahu gosip terbaru
5. Mengeluarkan uang melebihi kemampuan dan membeli hal yang sebenarnya tidak penting dengan dalih agar tidak ketinggalan zaman
6. Mengatakan “ya” bahkan saat sedang tidak ingin.
Hal ini sering terjadi ketika seseorang tidak ingin ketinggalan apapun, sehingga selalu menerima setiap ajakan yang sebenarnya tidak menarik atau tidak perlu.
FOMO bisa berdampak pada kesehatan mental dan perlu diwaspadai.
Perasaan FOMO yang dibiarkan dapat memicu munculnya hal negatif seperti kelelahan, stress, depresi, bahkan masalah tidur.
Dilansir dari Alodokter, ini dampak negatif FOMO :
1. Menimbulkan perasaan negatif
Berbagai riset menyebutkan bahwa orang yang terlalu sering melihat postingan foto atau video liburan orang lain akan merasa kurang nyaman.
Dampaknya, mereka lebih mudah merasa kesepian.
Survei lain juga menunjukkan bahwa 60 persen remaja akan merasa khawatir ketika mengetahui temannya bersenang-senang tanpa dirinya.
Perasaan tersebut bisa saja muncul akibat FOMO.
2. Meningkatkan risiko terjadinya masalah psikologis
Penggunaan media sosial secara berlebihan dapat membuat seseorang menjadi lebih mudah stres.
Ia akan terobsesi untuk mempertahankan image atau harga diri mereka di media sosial.
Jika tidak digunakan dengan bijak, penggunaan media sosial tidak hanya dapat membuat seseorang mengalami FOMO.
Penggunaan media sosial yang tidak bijak juga dapat meningkatkan risiko munculnya gangguan mental, seperti gangguan cemas dan depresi.
3. Menurunkan rasa percaya diri
Merujuk pada poin pertama, melihat unggahan orang lain di media sosial dapat membuat seseorang membandingkan diri sendiri.
Dampak buruknya, ia akan menjadi tidak percaya diri karena merasa hidup mereka lebih sempurna.
Hal ini bisa menyebabkan seseorang rentan mengalami stres.
4. Mengganggu produktivitas
FOMO dan kecanduan ponsel dapat membuat seseorang bisa menjadi lupa diri.
Mereka seakan-akan memiliki dunia sendiri karena selalu fokus pada ponselnya.
Hal ini bisa membuat seseorang sulit berkonsentrasi saat bekerja atau belajar.
Kecanduan media sosial dapat membuat produktivitas dan prestasinya menurun.