Breaking News:

Berita Bangkalan

Bupati Ra Latif Pimpin Langsung Pendataan Masyarakat Miskin di Bangkalan & Launching Sidaya Sehati

Pendataan sekaligus launching aplikasi Sistem Data dan Layanan Sejahtera bersama Bupati (Sidaya Sehati) dimulai Ra Latif dari Desa Lombang Dajah

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron menyemprotkan cat pilox berwarna merah ‘Keluarga Pra Sejahtera Penerima Bansos PKH/BPNT Kabupaten Bangkalan’ ke rumah salah satu warga di Desa Lombang Dajah, Kecamatan Blega, Selasa (23/11/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALANBupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) turun langsung memimpin pendataan masyarakat kurang mampu sesuai kondisi ril di lapangan, Selasa (23/11/2021).

Pendataan sekaligus launching aplikasi Sistem Data dan Layanan Sejahtera bersama Bupati (Sidaya Sehati) dimulai Ra Latif dari Desa Lombang Dajah, Kecamatan Blega.

Perbaikan data masyarakat miskin di Kabupaten Bangkalan sejatinya telah dilaksanakan mulai 24 September 2018 secara berkesinambungan bersama masyarakat. Namun hingga saat ini pelaksanaannya belum maksimal.  

Karena itu, Ra Latif menekankan, verifikasi dan validasi data terpadu harus sesuai dengan kondisi di langanan. Sehingga penyaluran bantuan sosial maupun akses layanan kesehatan bisa diterima dan dirasakan langsung oleh keluarga penerima manfaat.

“Demi terwujudnya masyarakat Bangkalan yang religius dan sejahtera berbasis potensi lokal, adalah melalui tersedianya data masyarakat yang akurat. Sesuai dengan kondisi ril di lapangan, akurat dan valid,” ungkap Ra Latif didampingi Kepala Dinas Sosial Bangkalan, Wibagio Suharta.

Dalam kesempatan tersebut, hadir unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) lima kecamatan yang menjadi lokus penanganan kemiskinan ekstrem, perwakilan para kepala desa di lima kecamatan, pihak penanggung jawab Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT), para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), hingga Tagana, dan pelopor perdamaian.

“Verifikasi dan validasi data terpadu kesejahteraan sosial akn terus dilaksanakan di Kabupaten Bangkaan melalui  SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation) Pusdatin Kementerian Sosial,” jelas Ra Latif.

Baca juga: Pembinaan dan Sosialisasi Kemudahan Perizinan Usaha DPMPTSP Bangkalan Tak Terpengaruh Mutasi Jabatan

Ia berharap, penerapan aplikasi Sidaya Sehati mampu mengakomodir kebutuhan sosial masyarakat kurang mampu dengan suguhan data yang valid pada waktunya, bergerak secara dinamis setiap detik, jam, hari, bulan, tahun, meninggal, pindah tempat, maupun lahir.

Karena itu, lanjut Ra Latif, Pemkab Bangkalan juga harus bergerak secara dinamis sebagai upaya optimalisasi pelayanan publik yang lebih mudah, akurat, dan valid.

 “Desain sistem aplikasi Sidaya Sehati akan mempercepat terpenuhinya kebutuhan masyarakat demi terwujudnya layanan maksimasil untuk masyarakat kurang mampu. Baik layanan penyaluran bantuan sosial maupun terpenuhinya akses layanan kesehatan,” harap Ra Latif.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved