Berita Pamekasan
Kisah Inspiratif Guru Sekolah asal Madura, Rela Kurangi Gaji demi Bantu Siswanya yang Kurang Mampu
Imam Supardi mengurangi sebagian gajinya untuk membantu siswanya yang kurang mampu.
Penulis: Ayu Mufidah | Editor: Mujib Anwar
"Dia cerita, katanya orangtuanya tidak punya uang membelikannya kacamata," lanjutnya.
"Dia sebenarnya ingin beli kacamata, tapi kondisinya terbatas," sambungnya.
Siswa itu bercerita bahwa dirinya dari keluarga yang tidak mampu.
Ayahnya bekerja sebagai buruh serabutan, sedangkan ibunya hanya buruh cuci di rumah-rumah.
Mendengar cerita itu, Imam Supardi menawarkan bantuan kepada siswanya.
Imam Supardi rela merogoh uang gajinya untuk membantu siswanya mendapatkan kacamata.
Apalagi, siswa itu memiliki prestasi akademik yang terbilang lumayan,
"Anaknya lumayan cerdas. Sayang kalau tidak maksimal belajar karena tidak bisa lihat jelas karena minus," ucap dia.
Ia mengaku, tidak memberikan bantuan uang secara cuma-cuma kepada siswanya tersebut.
Imam Supardi mengatakan, akan memberikannya kacamata dengan syarat siswa tersebut harus meningkatkan prestasinya di sekolah.
"Jadi siswa itu saya beri tanggung jawab harus meningkatkan semangat belajarnya," katanya.
Mendengar hal itu, siswa kelas 11 itu pun terharu.
"Dia terharu karena ada orang yang peduli sama dia," ucap Imam Supardi.
Imam Supardi menyebut, tidak hanya siswa itu yang dibantunya selama ini.
Pria yang sudah 30 tahun menjadi guru itu mengaku, pernah membantu biaya SPP siswanya yang kurang mampu.