Breaking News:

Berita Mojokerto

3 Tanggul Sungai Sumberwaru Jebol, Ratusan Rumah Warga dan Minimarket di Mojokerto Terendam Banjir

Tanggul Sungai Sumberwaru jebol menyebabkan ratusan rumah warga di Desa Kembangsri dan Desa Sedati Kabupaten Mojokerto terendam banjir.

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Petugas gabungan BPBD Kabupaten Mojokerto bersama memasang karung pasir di lokasi tanggul jebol di Desa Kembangsri, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Rabu (8/12/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Ratusan rumah warga di Desa Kembangsri dan Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, terendam banjir.

Banjir merendam ratusan rumah warga akibat tanggul Sungai Sumberwaru yang jebol.

Daerah terparah terdampak banjir hingga ketinggian 30 sentimeter hingga satu meter terjadi di Dusun Bangsri, Dusun Sumberwaru, Desa Kembangsri, Kecamatan Ngoro.

Selain itu, dampak tanggul jebol juga menyebabkan luberan air setinggi 30 sentimeter membanjiri sebuah minimarket
di Jalan Raya, Dusun Ngetrep, Desa Sedati.

Kepala Desa Kembangsri, Muhammad Lamadi mengatakan. banjir yang melanda dua dusun pada Selasa (7/12/2021) malam
merupakan kejadian paling parah.

Banjir merendam rumah sebanyak 150 Kepala Keluarga (KK) dan membanjiri 15 hektare areal pertanian.

"Ketinggian banjir kemarin malam sekitar 30 sentimeter hingga satu meter dan mulai surut sekitar pukul 03.00 WIB dini hari tadk," ungkapnya, Rabu (8/12/2021).

Baca juga: Kawasan Puncak Gunung Semeru Diguyur Hujan Deras, Dusun Kamar Kajang Sumberwuluh Diterjang Banjir

Dia mengatakan. penyebab tanggul Sungai Sumberwaru jebol dipicu intensitas hujan tinggi yang diperparah luberan air dari Kawasan Ngoro Industri Persada (NIP).

Ada tiga titik tanggul jebol di aliran Sungai Sumberwaru tersebut.

"Tiga titik tanggul yang jebol yakni satu titik lebar 10 meter, titik kedua lima meter dan paling parah 20 meter," bebernya.

Menurut dia, daerahnya menjadi langanan banjir sejak adanya pengembangan kawasan industri NIP yang diperluas namun tidak didukung dengan fasilitas pengendalian banjir.

"Sebelum ada Industri masih biasa namun sejak adanya NIP ini kondisinya menjadi begini Sungai Sumberwaru yang alirannya menjadi satu dari kawasan itu meluber yang menyebabkan banjir," pungkasnya. (don/ Mohammad Romadoni)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved