Laura Anna Meninggal
Perubahan Laura Anna setelah Lumpuh Diungkap Kakak, Cuma Bisa Terkurung di Kamar, Greta: Malu Keluar
Perubahan sikap Laura Anna setelah divonis menderita spinal cord injury dan tak bisa lagi berjalan diungkap sang kakak.
Penulis: Ayu Mufidah | Editor: Mujib Anwar
Laura Anna juga disebut tidak mau keluar rumah karena malu dengan kondisinya.
"Aku sering mau ngajak dia keluar, dia aja dari kecelakaan ini itu jadi malu buat keluar," ungkap dia.
"Bayangin aja rasanya kayak begitu," lanjutnya.
"Aku pengen banget bikin dia senang cuma aku gak tahu caranya gimana," tambah Greta Iren.
Baca juga: Tangis Kakak Laura Anna Pecah Lihat Foto Sang Adik, Ungkap Doa untuk Saudarinya: Aku Titip Ya Tuhan
Greta Iren menyebut, adiknya selalu menghadapi sakit setiap hari.
Bukan hanya lumpuh, Laura Anna semasa hidup juga mengalami ulkus decubitus.
Sakit itu diderita Laura Anna lantaran terlalu lama terbaring di kasur.
Kakak Laura Anna, Greta Iren mengungkapkan, adiknya selalu mengalami kesulitan akibat peristiwa itu.
Greta Iren mengatakan, Laura Anna setiap hari harus menahan sakitnya mengalami kelumpuhan hingga decubitus.
Saking sakitnya penderitaan yang diterima, Laura Anna terus menerus berteriak.
"Decubitus itu sakit banget," ungkap Greta Iren.
"Bener-bener kadang dia suka sampai keleyengan," tambah dia.

Laura Anna bahkan berteriak ketika perawat membersihkan lukanya.
"Sampai nangis-nangis teriak-teriak kalau lagi dibersihkan," sambung Greta Iren.
Greta Iren menyebut, sakit yang dihadapi Laura Anna lantaran daging yang harus dibersihkan.