Berita Jember

Waspada Penggunaan NFT, Rentan Disalahgunakan Jadi Alat Pencucian Uang, Ini Peluang Risiko Besarnya

Non Fungible Token (NFT) ternyata rentan disalahgunakan sebagai alat pencucian uang.

Dok Humas Unej
Ketua PPATK, Ivan Yustiavandana saat berada di Fakultas Hukum Universitas Jember, Sabtu (22/1/2022) 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Non Fungible Token ( NFT ) yang kini menjadi viral di tengah masyarakat Indonesia ternyata rentan disalahgunakan sebagai alat pencucian uang.

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana menyebut, ada kerentanan penyalahgunaan aset digital sebagai alat pencucian uang.

Ivan Potensi pencucian uang hasil korupsi dalam bentuk aset digital memiliki potensi yang besar.

Sebab, berbagai produk yang dijual seperti bitcoin, NFT maupun produk lainnya tidak memiliki patokan harga yang jelas.

“Trennya sekarang para pelaku tindak pidana pencucian uang sudah beralih ke sistem digital seperti halnya Bitcoin, NFT, Atrium, Blockchain dan segala macam itu,” kata Ivan usai melakukan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Jember di Aula Fakultas Hukum, Sabtu (22/1/2022).

Dia menambahkan, tren pencucian uang saat ini masih didominasi oleh kasus korupsi.

Selain itu tindak pencucian uang yang terkait dengan transaksi penjualan narkoba masih ada dengan beragam modus yang digunakan untuk mengelabui pihak perbankan.

Oleh karena itu, menurut Ivan, untuk mengantisipasi semakin maraknya tindakan pencucian uang berbasis digital, PPATK melakukan reformasi kelembagaan. Apalagi, kompleksitas tindakan pencucian uang semakin tinggi.

“Semakin beragam. Oleh karena itu PPATK harus mengikuti perkembangan transaksi yang ada saat ini. Apa lagi di era Society 5.0 ini kan penggunaan Artificial Intelligence dan segala macamnya itu kan semakin meningkat,” tegas alumni FH UNEJ tahun 90an tersebut.

Seperti diketahui, beberapa waktu terakhir ramai diperbincangkan tentang NFT.

Padahal seorang pemuda Ghozali, yang meraup angka miliaran rupiah dari hasil penjualan swafoto di NFT melalui pasar daring.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved