Liga 1 2021

Nasib Pemain Asing Persebaya, Aji Santoso akan Bahas usai Laga Lawan Borneo FC, Nasib Valpoort?

pelatih Persebaya, Aji Santoso menyebut pihaknya mulai membicarakan dengan manajemen meski belum ada keputusan final

Penulis: Khairul Amin | Editor: Samsul Arifin
Persebaya Official
Striker asing Persebaya, Arsenio Valpoort (kiri) dihadang pemain Barito Putera. 

TRIBUNMADURA.COM, BALI - Persebaya Surabaya masih belum menentukan masa depan pemain asingnya untuk musim berikutnya meski beberapa kontrak pemain asing akan segera berakhir.

Namun demikian, pelatih Persebaya, Aji Santoso menyebut pihaknya mulai membicarakan dengan manajemen meski belum ada keputusan final.

Ia akan memutuskan setalah laga terakhir hadapi Borneo FC, 30 Maret 2022 mendatang.

Langkah itu diambil agar pemain lebih dulu fokus dalam pertandingan, apalagi Persebaya saat ini sedang dalam perburuan posisi tiga klasemen akhir.

Kemenangan 0-3 di laga terakhir atas Bali United mengantarkan tim berjuluk Bajol Ijo itu ke peringkat 4 klasemen sementara dengan raihan 63 poin, jumlah poin sama dengan Bhayangkara FC yang ada di posisi 3. Persib Bandung yang ada di posisi dua klasemen dengan 68 poin sudah pasti tidak terkejar.

"Saya akan berkomunikasi (dengan manajemen), tetapi nanti finalnya setelah pertandingan terakhir," ungkap Aji Santoso.

Baca juga: Samsul Arif Munip Striker Lokal Milik Persebaya Tersubur di Liga, usai Cetak Brace lawan Bali United

Dari empat pemain asing Persebaya musim ini, tiga pemain, Alie Sesay, Bruno Moreira dan Taisei Marukawa memberi kontribusi besar pada tim.

Tiga pemain yang didatangkan Persebaya sejak awal musim itu menjadi andalan Aji Santoso tiap laga.

Sementara, Arsenio Valpoort yang didatangkan di putaran kedua, belum menunjukkan performa terbaik. 11 laga yang sudah dijalani, striker asal Belanda itu baru menciptakan satu gol. Bahkan di dua laga terakhir Persebaya, Valpoort tidak dimainkan.

Meski belum menentukan nasib pemain untuk musim yang akan datang. Aji Santoso menyebut cukup puas dengan permainan yang ditampilkan tim sepanjang musim ini.

Tidak hanya hasil, secara permainan, Aji Santoso menilai, tim bisa menampilkan permainan khas Persebaya dengan skema bola-bola pendek cepat juga selalu mendominasi permainan.

Meski dipastikan gagal menempati posisi pertama dan runner-up, Persebaya sejauh ini menjadi tim paling tajam, berhasil ciptakan 55 gol, mengalahkan pemuncak klasemen sementara, Bali United yang baru mengemas 54 gol.

"Selama putaran ini, dari cara bermain dan bagaimana pemain-pemain saya mencetak gol melalui proses yang sangat bagus, jujur saya sangat puas," pungkas Aji Santoso.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved