Berita Lumajang

Diduga tak Hiraukan Peringatan, 2 Truk Pasir di Lumajang Terseret Lahar Dingin saat Hujan Deras

Banjir ini mengakibatkan dua truk armada pasir terseret lahar, itu terjadi diduga karena penambang tak menghiraukan peringatan banjir

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Kondisi dua truk yang terseret aliran lahar dingin di Sungai Regoyo, Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Selasa (19/4/2022). 

TRIBUNMADURA.COM, LUMAJANG - Hujan deras yang mengguyur kawasan pegunungan sejak Selasa pagi (19/4), mengakibatkan banjir lahar hujan di sejumlah sungai yang berhulu dari Gunung Semeru. Banjir ini mengakibatkan dua truk armada pasir terseret lahar.

Peristiwa itu terjadi diduga karena penambang tak menghiraukan peringatan banjir.

Lokasi dua truk yang terseret banjir lahar dingin ada di Sungai Regoyo, Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian. Kejadian bermula ketika Final (52) dan Munir (42) warga Desa Kasian, Kecamatan Puger, Jember ini ketika tengah mengisi pasir ke armada truknya.

Ketika keduanya tengah menambang, ada informasi sejak pukul 11.00 Curah Kobokan dilanda banjir. Para penambang diperingatkan segera menghentikan aktivitas dan keluar dari bantaran sungai. 

Namun karena merasa nanggung peringatan itu tak digubris. Nahasnya, ketika Final bersama temannya berencana keluar dari lokasi pertambangan, truknya bermasalah. Roda kedua truk mengalami selip.

Baca juga: Meresahkan Warga, Perang Sarung di Lumajang Picu Tawuran Antar Kampung, Lokasi ini Jadi Favorit

Secara bersamaan alihar lahar yang sangat deras datang dari arah barat. Dia bersama temannya langsung mengamankan diri dengan meninggalkan kendaraannya. Beruntung keduanya, berhasil menyelamatkan diri. Namun, salah satu truk itu terbawa hingga seratus meter dari titik awal. Kondisi truk kini sudah rusak cukup parah.

"Tadi mau minggir tapi telat gara-gara ambles," kata Final.

Kedua truk tersebut sampai sekarang belum dievakuasi. Sebab, sampai sore hari arus banjir lahar masih cukup deras. Rencananya besok, mereka akan meminta bantuan warga untuk menarik kendaraannya menepi. 

"Besok mungkin truk itu ditarik pakai alat berat," pungkasnya.


Kumpulan Berita Lainnya seputar Lumajang

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved