Berita Bangkalan

Tips Rumah Tetap Aman Saat Mudik dari ULP PLN Bangkalan saat Lebaran, Setiap Colokan Listrik Dicabut

ada hal penting yang harus diperhatikan dan tidak boleh terlewatkan bagi masyarakat yang hendak berkegiatan mudik, yakni menjaga keamanan listrik

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Petugas Unit Layanan Pelanggan PLN Bangkalan memberikan imbauan kepada seorang tukang bangunan yang tengah beraktifitas di dekat jaringan kabel Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 20 kV 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Aktivitas masyarakat setiap menjelang perayaan lebaran Idul Fitri dipastikan meningkat. Kegiatan mudik beberapa hari di kampung halaman menjadikan rumah kosong atau pun kegiatan merenovasi tempat tinggal merupakan rutinitas tahunan masyarakat dalam memanfaatkan masa liburan lebaran.  

Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Bangkalan, Hari Purnomo mengungkapkan, ada hal penting yang harus diperhatikan dan tidak boleh terlewatkan bagi masyarakat yang hendak berkegiatan mudik, yakni menjaga keamanan listrik di rumah sebelum ditinggalkan kosong hingga beberapa hari ke depan.

“Saat mudik otomatis rumah ditinggalkan dan kosong untuk sementara waktu. Jangan lupa instalasi dalam rumah seperti stop contact atau colokan dimatikan atau dicabut. Jangan dibiarkan menancap terus. Sehingga tetap menjaga K2 (Keselamatan Ketenagalistrikan),” ungkap Hari kepada Surya, Minggu (24/4/2022).  

Imbauan melepas stop contact dimaksudkan Hari untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti korsleting hingga menyebabkan kebakaran. Hal kecil seperti melepas colokan listrik terkadang dilupakan masyarakat.

Baca juga: Manjakan Pemudik, Polres Bangkalan Dirikan Pos Pelayanan di Suramadu Plus Fasilitas Pijat Refleksi

Sedangkan masyarakat yang tidak melakukan mudik, mayoritas biasanya akan melakukan bersih-bersih beberapa bagian rumah hingga merenovasi rumah untuk menyambut sanak keluarga yang datang pada momen lebaran.

Dalam hal ini, Hari menekankan pentingnya penerapan K2 dan Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L). Ia menyatakan, pihaknya telah sering mensosialisasikan secara lisan maupun melalui surat imbauan kepada masyarakat dan pelanggan terutama rumah-rumah yang berdekatan dengan jaringan kabel Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 20 kV.

“Kami sangat berharap koordinasi dengan PLN, saling menjaga diri, saling mengingatkan supaya jangan sampai terlalu mendekati. Artinya jangan sampai menyentuh, mendekat saja tidak boleh. Kabel SUTM kami jaga betul-betul steril dari benda asing, termasuk aktivitas para pekerja,” imbaunya.

Kabel SUTM, lanjutnya, bertegangan 20 kV atau 20.000 Volt memiliki jarak ideal aman dari benda asing yakni 3 meter. Induksi aliran listrik akan dirasakan para pekerja bangunan apabila sudah berada di luar jarak ideal aman.

Kumpulan Berita Lainnya seputar Bangkalan

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved