Berita Sumenep

Kemenparekraf Gelar kegiatan Uji Petik Penilaian Mandiri di Sumenep, Ini Kata Sandiaga Uno

Kemenparekraf menyelenggarakan kegiatan Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) di Kabupaten Sumenep

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Ali Hafidz Syahbana
Menparekraf RI Sandiaga Uno saat berada di Workshop Peningkatan Inovasi dan Kewirausahaan yang berlangsung di Tanean Sumenep Eatery Kabupaten Sumenep pada Selasa (24/5/2022) 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan bahwa subsektor kriya sangat potensial menjadi unggulan dan penopang kinerja sektor ekonomi kreatif Kabupaten Sumenep, Madura.

Kemenparekraf menyelenggarakan kegiatan Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) di Kabupaten Sumenep dan hasilnya menetapkan kriya sebagai subsektor unggulan dari kabupaten tersebut.

Hasil dari uji petik yang telah disepakati diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, khususnya di subsektor kriya yang diproyeksikan menjadi pendorong pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) di Kabupaten Sumenep.

Pernyataan itu disampaikan Mas Sandiaga Uno pada saat kegiatan Workshop Peningkatan Inovasi dan Kewirausahaan yang berlangsung di Tanean Sumenep Eatery Kabupaten Sumenep pada Selasa (24/5/2022).

Pengembangan ekonomi kreatif ini katanya, diharapkan dapat mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat dengan terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja.

Baca juga: Keris Sumenep akan Dijadikan Souvenir oleh Menparekraf Sandiaga Uno pada Event G20, Pesan 20 Buah

Kumpulan Berita Lainnya seputar Sumenep

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

"Kali ini kembali kita gelar program KaTa (Kabupaten/Kota) kreatif Indonesia untuk Kabupaten Sumenep di mana proses uji petik telah dilaksanakan. Hasil kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan telah disepakati kriya sebagai subsektor unggulan di Kabupaten Sumenep," kata Menparekraf RI Sandiaga Uno.

Proses Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) di Kabupaten Sumenep diinisiasi oleh seluruh stakeholer. Mulai dari akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah daerah, hingga media di kabupaten/kota tersebut.

Menparekraf mengatakan dengan diselesaikannya uji petik PMK3I, maka Kabupaten Sumenep secara resmi telah masuk ke dalam ekosistem kabupaten/kota kreatif Indonesia. KaTa Kreatif merupakan salah satu program unggulan Kemenparekraf/Baperekraf untuk menggali, mengelola, dan menumbuhkembangkan kreativitas dan potensi lokal kabupaten atau kota di Indonesia.

"Akan kita persiapkan ekosistemnya. Harapannya ini akan membangkitkan ekonomi menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja dan menjadikan destinasi Sumenep secara pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi destinasi prioritas, destinasi unggulan," katanya.

Menparekraf optimistis pariwisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Sumenep akan berkembang dengan baik. Karena selain sektor ekonomi kreatif, Kabupaten Sumenep juga memiliki potensi yang besar dalam pengembangan pariwisata. Khususnya desa wisata dimana salah satu desa wisata di Sumenep masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

"Karena itu kami ucapkan selamat. Pada sektor Pariwisata, Sumenep mendapatkan Anugerah Desa Wisata dengan keris menjadi unggulan dan ternyata ekosistem di kabupaten juga membangun kebersamaan dengan komunitas dan  _stakeholders_ lainnya untuk menempatkan kriya sebagai subsektor yang akan menjadi tatanan ekonomi baru di Sumenep," kata Mas Sandiaga Uno.

"Dan bukan lagi berbasis hanya sumber daya alam ekstraktif tapi kreatif berbasis ekonomi yang terbarukan, berkelanjutan, serta berkeadilan," ujarnya.

Diketahui, turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Sumenep, Achmad Fauzi; Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani; Staf Khusus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-isu Strategis, Brigjen TNI Ario Prawiseso; Direktur Infrastuktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Hariyanto; Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua; serta Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep Mohammad Iksan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved