Berita Pasuruan

Orderan Minim, Peternak Sapi Beralih Jual Sabu, Diamankan di Kandang Sapi beserta Barang Bukti

Karena orderan sepi imbas wabah PMK yang terjadi, ia terpaksa harus ikut - ikutan menjual barang haram, yakni sabu - sabu

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Samsul Arifin
istimewa/TribunMadura.com
Peternak Sapi di Pasuruan beralih jual Sabu imbas PMK, minim orderan sapi. (Kolase TribunMadura.com) 

TRIBUNMADURA.COM, PASURUAN - Seorang peternak sapi di wilayah Prigen, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan akhirnya berurusan dengan polisi.

Karena orderan sepi imbas wabah PMK yang terjadi, ia terpaksa harus ikut - ikutan menjual barang haram, yakni sabu - sabu.

Tersangka yang diamankan adalah Kojin (47) warga Dusun Krajan Timur, Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Yang bersangkutan diamankan di kandang sapi miliknya. Dari lokasi, Korps Bhayangkara mengamankan barang bukti 12 paket hemat sabu siap jual. Berat total 1,2 gram.

Kasatnarkoba Polres Pasuruan AKP Slamet Wahyudi mengatakan, penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat.

Baca juga: Kualitas Daging Sapi Madura Dinanti, Banyak yang Sehat Kendati Kasus Wabah PMK Terus Meningkat

Kumpulan Berita Lainnya seputar Pasuruan

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Menurutnya, tersangka kerap menjual sabu - sabu belakangan ini. "Dari situ kami kembangkan, dan akhirnya kami amankan tersangka," katanya.

Disampaikan Slamet, dalam pemeriksaan, tersangka mengaku nekat menjual sabu karena keadaannya terdesak akibat orderan sapi sepi.

"Yang jelas, akan kami lakukan penyelidikan lebih lanjut. Ini masih dalam pengembangan. Apapun alasannya, perbuatan tersangka melanggar hukum," tutupnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved