Kecelakaan Lalu Lintas
Balap Liar Telan Korban, Videonya Hebohkan Warga Jember, Pengendara Terpental dari Motor
Video kecelakaan itu menjadi viral, karena itu adalah kecelakaan di ajang balap liar. Lokasinya di Jl Hayam Wuruk, barat Roxy Mal Kecamatan Kaliwates
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Sebuah video kecelakaan lalu lintas beredar di sejumlah platform media sosial di Jember, Sabtu (18/6/2022) pagi sampai siang.
Video itu berantai tersebar melalui grup WhatsApp, juga diunggah ke akun Facebook warga, dan Instagram.
Ada dua video yang beredar, yakni video milik warga yang diambil memakai ponsel, juga video dari CCTV Dinas Perhubungan Jember.
Video kecelakaan itu menjadi viral, karena itu adalah kecelakaan di ajang balap liar. Lokasinya di Jl Hayam Wuruk, barat Roxy Mal Kecamatan Kaliwates.
Berdasarkan video di CCTV Dishub Kabupaten Jember, peristiwa itu terjadi pukul 23.01 Wib, Jumat (17/6/2022).
Di gambar itu menunjukkan sejumlah sepeda motor melaju kencang searah. Tiba-tiba, seorang pengendara menyerempet media jalan sampai akhirnya terpental dari motornya.
Baca juga: Viral Teror Onde-onde Berisi Potongan Kawat di Jember, Hampir Dimakan Bocah, Polisi Selidiki Pelaku
Kumpulan Berita Lainnya seputar Jember
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com
Sepeda motor yang jatuh ditabrak pengendara lain di belakangnya, sehingga ikut terjatuh.
Kegiatan yang terekam di video itu adalah ajang balap liar.
Di kawasan itu, setiap malam Sabtu atau malam Minggu, jika mendekati tengah malam, menjadi lokasi balap liar sepeda motor.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Jember AKP Enggarani Laufria membenarkan peristiwa tersebut.
Pihaknya sudah meminta keterangan dari saksi. "Korban masih di rumah sakit, belum bisa dimintai keterangan," ujar Enggar, Sabtu (18/6/2022).
Dia menegaskan, pihak kepolisian rutin melakukan patroli lalu lintas di kawasan perkotaan yakni Kaliwates, Sumbersari dan Patrang. Kawasan yang kerap menjadi lokasi balap liar.
"Saat kejadian, kami sedang patroli di kawasan utara, ternyata lokasi balap liar berpindah ke selatan," imbuhnya.
Hingga hari ini, polisi masih meneruskan penyelidikan terhadap peristiwa itu.