Berita Mojokerto

Nasib Tragis Pria 46 Tahun Duduk Bersila Tak Bernyawa di Atas Makam Istri, Ditemukan Benda Ini

Korban bapak tiga anak ini ditemukan dalam kondisi tak bernyawa diatas pusara makam almarhum istrinya yang meninggal akibat Covid-19

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Samsul Arifin
istimewa/TribunMadura.com
Petugas mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan meninggal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Gedeg Wetan, Desa/ Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Pria ditemukan meninggal di atas makam istrinya. Tepatnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Gedeg Wetan, Desa/ Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Identitas korban diketahui bernama Andri Budi Santoso (46) warga Dusun/ Desa Gedeg RT04/RW2, Kecamatan Gedeg.

Korban bapak tiga anak ini ditemukan dalam kondisi tak bernyawa diatas pusara makam almarhum istrinya yang meninggal akibat Covid-19, pada Senin (20/6/2022) malam.

Kapolsek Gedeg, AKP Made Artajaya menjelaskan dari keterangan saksi, Utomo (53) sebelum kejadian sempat melihat korban diantar anaknya mengendarai sepeda motor Yamaha Mio untuk berziarah ke makam istrinya.

"Korban saat itu ziarah di makam istrinya yang sudah satu tahun lalu meninggal karena Covid-19," jelasnya kepada Surya.co.id, Selasa (21/6).

Dia mengatakan saksi melihat korban duduk bersila dan posisinya membungkuk  di pusara makam istrinya, sekitar pukul 17.15 00 WIB. Dia menghampiri lantaran curiga korban terdiam lama tidak bergerak. 

Baca juga: Mr X Diduga Mabuk Berujung Terjepit di Pagar Makam dan Pohon Usai Mengendarai Motor, ini Kondisinya

Kumpulan Berita Lainnya seputar Mojokerto

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Ia memberanikan diri dengan mengecek nadi di bagian leher samping korban yang ternyata tidak berdenyut.

Sontak, ia meminta pertolongan warga setempat dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Gedeg, Polres Mojokerto Kota.

"Keadaan korban saat ditemukan sudah dalam kondisi meninggal," ucap AKP Made.

Menurut dia, pihaknya menemukan dua bungkus racun tikus dan obat serangga cair merek HIT di samping jasad korban. 

Barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian tersebut kuat dugaan yang menyebabkan korban meninggal.

"Hasil visum akibat racun tikus dicampur obat serangga merk HIT," bebernya.

Dari keterangan pihak keluarga yang bersangkutan korban mengalami permasalahan internal dan finansial karena hendak menikah, pada 3 Juli 2022.

"Permasalahan apa kita tidak tahu namun informasinya (Korban,Red) mau menikah tapi belum mempunyai biaya dan permasalahan internal," ucap Made.

Tim Inavis Polres Mojokerto Kota melakukan identifikasi terhadap jenazah korban. 

Adapun barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian yakni bungkus obat serangga Merek HIT, dua bungkus racun tikus, satu buah gunting, satu buah plastik bekas muntahan darah dan satu kantong ikan hias. 

"Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Basoeni guna dilakukan visum dan pihak keluarga membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi," pungkasnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved