Berita Lumajang

Ribuan Istri Gugat Cerai Suami di Lumajang, Rata-rata Usia Masih di Bawah 30 Tahun, Ini Jadi Sebab

Yang cukup miris, kasus perceraian itu didominasi gugatan istri. Angkanya, mencapai 1.164. Sedangkan cerai karena talak suami ada 475

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Tony Hermawan
PISAH - Salah seorang perempuan mengajukan permohonan cerai gugat ke Pengadilan Agama Lumajang. Sepanjang pertengahan tahun 2022 Pengadilan Negeri Lumajang menerima pengajuan 1.639 perkara istri gugat cerai suami (Kolase Tribun Madura) 

TRIBUNMADURA.COM, LUMAJANG - Sebanyak 1.639 Istri menggugat cerai suaminya di Lumajang. Hal ini terlihat melalui Perkara gugatan cerai di Pengadilan Agama Lumajang.

Gagal menjaga keutuhan rumah tangga tentu bukan menjadi impian semua orang. Namun, terkadang masalah kapan saja bisa menerpa. Tak jarang, masalah tersebut berbuntut perceraian.

Yang cukup miris, kasus perceraian itu didominasi gugatan istri. Angkanya, mencapai 1.164. Sedangkan cerai karena talak suami ada 475.

Panitera Muda Hukum Teguh Santoso mengatakan, angka perceraian di Lumajang cukup tinggi. Ada dua kasus yang menyebabkan pasangan kehilangan romantika. Alasan terbanyak, biasanya
suami kepergok membagi cinta istri.

"Perselisihan dan pertengkaran terus menerus menjadi nomor satu,  ada 656 perkara yang beralasan itu. Baru kedua alasan soal ekonomi sekitar 483 perkara. Kemudian, faktor salah satu pihak tiba-tiba ditinggalkan itu juga lumayan ada 234 kasus," katanya.

Teguh menjelaskan, gugat cerai faktor ekonomi biasanya karena suami tidak bisa memberikan nafkah yang dituntut istri. Keduanya sama-sama tidak bisa saling menyadari dan menghargai, kemudian terjadi pertengkaran berlarut-larut hingga berbuntut perceraian.

“Kalau perempuan usia di bawah 25 tahun yang mengajukan perceraian itu ada 345 orang. Sedangkan, usia di atas itu ada 819 orang. Rata-rata paling banyak angka perceraian dari gugatan itu di bawah 30 tahun,” katanya.

Sementara itu, Advokat Samsoel Islam mengatakan, perempuan di bawah usia 30 tahun memang paling banyak mengajukan cerai gugat. Sedangkan, di atas 30 tahun biasanya para laki-laki.

Baca juga: Penyebab Munculnya Banyak Janda Baru Usai Lebaran, Hal ini yang Mendominasi Gugat Cerai

Kumpulan Berita Lainnya seputar Lumajang

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Terkadang kaum pria memutuskan cerai karena karena kurang harmonisnya hubungan di ranjang.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved