Berita Pamekasan

Polsek Pegantenan Ingatkan Masyarakat Waspada Masuknya Paham Radikalisme dan Intoleransi

Imbauan itu disampaikan anggota Polsek Pegantenan Polres Pamekasan, Aiptu Kukuh Sahari saat patroli malam

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Suasana saat anggota Polsek Pegantenan Polres Pamekasan, Aiptu Kukuh Sahari menyampaikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat Desa Pasanggar, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan perihal pencegahan paham radikalisme dan intoleransi, Minggu (21/8/2022) malam. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 


TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Polsek Pegantenan menyampaikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat Desa Pasanggar, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan perihal pencegahan paham radikalisme dan intoleransi, Minggu (21/8/2022) malam.


Imbauan itu disampaikan anggota Polsek Pegantenan Polres Pamekasan, Aiptu Kukuh Sahari saat patroli malam.


Aiptu Kukuh Sahari mengajak masyarakat untuk ikut andil dalam menangkal masuknya paham dan pengaruh radikalisme maupun intoleransi di wilayah hukum Polsek Pegantenan.


"Paham Radikalisme sekarang sudah tersebar di seluruh pelosok daerah, untuk itu diharapkan kepada masyarakat agar jangan mudah terpengaruh dengan Ormas yang dapat memecah NKRI," pesannya.


Menurut Aiptu Kukuh Sahari di tengah pandemi Covid-19 para penganut radikalisme kerap memberikan informasi hoaks dan membungkus dengan isu agama untuk menarik opini mau pun mengajak masyarakat dalam mencari simpatisan guna merekrut anggota baru untuk menumbuhkan mosi tidak percaya kepada pemerintah.


"Dengan memanfaatkan internet kaum radikalisme menyusup di berbagai medsos untuk menyebar berita hoaks, radikalisme dan intoleransi dengan balutan agama," bebernya.


Pihaknya juga menuturkan bahwa para penyebar paham radikalisme hingga terorisme terus berupaya mencari celah sebagai pintu masuk untuk merekrut para pengikutnya dari segala aspek.


Pengamatan dia, banyak isu hoaks yang dilontarkan untuk memecah belah masyarakat agar tidak percaya pada pemerintahan.


Penuturan Aiptu Kukuh Sahari, setiap isu hoaks yang beredar terus dimainkan seolah-olah adalah berita benar dan diterima baik oleh masyarakat.

Baca juga: Ringankan Beban Ekonomi, Polsek Pegantenan Bagi-Bagi Sembako Gratis ke Warga Pamekasan Kurang Mampu

Kumpulan Berita Lainnya seputar Pamekasan

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com


Meski begitu, polisi sebagai petugas kemanan juga tidak kalah sigap. 


Keberadaan jaringan terorisme justru berhasil diungkap dan sudah dilakukan penangkapan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved