Berita Mojokerto

Nasib Kuli Bangunan Meninggal Dunia di Teras Masjid saat Beristirahat, Bermula Sakit Kepala

Tiba-tiba korban mengeluh kepalanya pusing dan terkapar di teras masjid. Warga berupaya menolong korban yang kondisi sudah tidak sadar

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Mohammad Romadoni
Proses evakuasi jenazah meninggal dunia di teras masjid di Mojokerto. Jenazah sebelumnya mengeluhkan sakit kepala. 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Seorang pria pekerja bangunan ditemukan meninggal di teras Masjid At-Taqwa Desa Lebaksono, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.


Diketahui korban bernama Budi Hariyanto (34) warga Sekargadung, Kecamatan Pungging tersebut dalam kondisi tidak bernyawa saat beristirahat mengerjakan pembangunan masjid tersebut.


Kapolsek Pungging, AKP Margo Sukwandi menjelaskan korban ditemukan meninggal di teras masjid sekitar pukul 11.00 WIB.


"Ada informasi terkait pekerja bangunan kondisinya sudah meninggal di teras masjid," jelasnya, Selasa (6/9/2022).


Dia mengatakan dari keterangan saksi diketahui korban bekerja sebagai kuli bangunan untuk pembangunan masjid sekitar pukul, 07.00 WIB.


Sebelum kejadian korban bersama rekannya sempat beristirahat di teras masjid.
 
"Korban ini istirahat duduk di teras masjid sekitar pukul 10.00 WIB mulanya tidak ada keluhan sakit," ungkapnya.


Tiba-tiba korban mengeluh kepalanya pusing dan terkapar di teras masjid. Warga berupaya menolong korban yang kondisi sudah tidak sadar. Nahas saat diperiksa tim medis korban telah meninggal.


"Penyebab korban meninggal diduga karena penyakit asma yang dideritanya kambuh," ucap  Margo.

Baca juga: Sopir Terluka, Truk Trailer Ringsek Parah Hantam Wings Boks Gerbang Tol Surabaya-Mojokerto

Kumpulan Berita Lainnya seputar Mojokerto

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com


Menurut dia, Tim Inavis Polres Mojokerto melakukan identifikasi terhadap jenazah korban. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.


Petugas mengevakuasi jenazah korban 
ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari guna memastikan penyebab kematian korban.


"Hasil identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di jenazah korban dan keluarga yang bersangkutan telah membuat surat pernyataan bahwa kejadian ini adalah musibah," pungkasnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved