Berita Madura

Puluhan Budak Sabu Tak Berkutik saat Digelandang di Polres Sampang, Mayoritas Jaringan Madura

Puluhan tersangka atas kasus penyalahgunaan narkoba tersebut diamankan saat pelaksanaan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2022

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Sebanyak 49 budak sabu di Kabupaten Sampang, Madura tidak berkutik saat berada di Markas Polres (Mapolres) setempat, Rabu (7/9/2022) siang.barang bukti narkoba yang didapat oleh tersangka masih dilakukan pendalaman, namun yang jelas sementara ini merupakan jaringan Madura. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Sebanyak 49 budak sabu di Kabupaten Sampang, Madura tidak berkutik saat berada di Markas Polres (Mapolres) setempat, Rabu (7/9/2022) siang.

Puluhan tersangka atas kasus penyalahgunaan narkoba tersebut diamankan saat pelaksanaan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2022.

Kapolres Sampang AKBP Arman mengatakan bahwa sejumlah tersangka diamankan di 47 lokasi atau Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang tersebar di wilayah Kabupaten Sampang.

"Tapi mayoritas tersangka diamankan di wilayah Kecamatan Sampang, Kemudian Kecamatan Sokobanah dan Kecamatan Ketapang," ujarnya.

Ia menambahkan, dari sejumlah tersangka,  41 orang diantaranya berstatus pengedar atau kurir dan sisnaya merupakan pengguna.

Adapun, tersangka tersebut kebanyakan pekerja swasta dan usianya rata-rata dari 26 tahun sampai 35 tahun.

"Untuk barang bukti yang sudah diamankan seberat 173,93 gram sabu dan pil ekstasi 26 butir," terang AKBP Arman.

Lebih lanjut, menurutnya narkoba yang didapat oleh tersangka masih dilakukan pendalaman, namun yang jelas sementara ini merupakan jaringan Madura.

"Untuk pasal yang disangkakan Pasal 114 ayat (2) Subs pasal 112 ayat (2) undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika," tuturnya.

Baca juga: Berita Madura Terpopuler, Sampang Siapkan Dana Bangun Lapangan Sepak Bola Hingga Demo BBM di Sumenep

 Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Sampang hanya di GoogleNews TribunMadura.com

"Ancaman hukuman berkisar minimal lima tahun sampai enam tahun dan maksimal 20 tahun penjara, tergantung pasalnya nanti," imbuhnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved