Berita Madura

Pemkab Sampang Beberkan Strategi Menjadi Daerah dengan Angka Stunting Terendah Se-Madura

Kini Kabupaten Sampang masuk ke daftar 10 besar se Jawa Timur dengan status stunting terendah. Dinkes-KB beberkan strateginya

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Sampang, dr. Abdullah Najich 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama


TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Angka stunting di Kabupaten Sampang, Madura terus mengalami penurunan, bahkan sejak empat tahun terakhir mulai 2018 - 2021, Selasa (13/9/2022).


Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) dr. Abdulloh Najich, sedangkan 2022 datanya masih belum keluar.


Namun, pihaknya tetap optimis jika di tahun ini angka stunting kembali turun, meski kondisinya tidak signifikan.


"Turunnya angka stunting di Sampang pada 2018 mencapai 47,9 persen, kemudian 2019 34,39 % , dan 2021 17,2 % ," ujarnya.

Baca juga: Viral Video di Sumenep Pria Disabet oleh Orang Tak Dikenal, Kades Akui Korban Adalah Warganya

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Sampang di GoogleNews TribunMadura.com


Dengan begitu, kini Kabupaten Sampang masuk ke daftar 10 besar se Jawa Timur dengan status stunting terendah.


"Begitupun paling terendah se Madura," ucap dr. Abdulloh Najich.


Dengan capaian ini, ia mengaku tidak terlepas dari berbagai upaya yang telah ditekuni selama ini.


Terutama koordinasi dengan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau intansi lain, seperti Kemenag Sampang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved