Berita Madura

Tragedi di Stadion Kanjuruhan Menjadi Kabar Duka Bagi Pecinta Sepakbola di Sampang

Salah satu pecinta sepakbola di Sampang, Husaini (28) mengatakan bahwa dirinya Turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas tragedi mengerikan

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Kondisi sejumlah korban yang meninggal dunia pasca kericuhan terjadi usai pertandingan Derbi Super Jatim antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama


TRIBUNMADUR.COM, SAMPANG - Tragedi pasca pertandingan Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang menjadi kabar duka bagi para pecinta sepakbola di Indonesia, termasuk Kabupaten Sampang, Madura.


Pasalnya, insiden yang menewaskan sekitar 129 orang diantaranya penonton dan polisi tersebut merupakan tragedi luar biasa, mengingat pertama kali di Indonesia dengan jumlah korban terbanyak.


Salah satu pecinta sepakbola di Sampang, Husaini (28) mengatakan bahwa dirinya Turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas tragedi mengerikan di Bumi Malang.


"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujarnya kepada TribunMadura.com, Minggu (2/9/2022).


Pria yang juga pernah menjadi Ketua Truman (Suporter Persesa Sampang) itu menuturkan tidak ada yang lebih berharga dari pada nyawa.


Sehingga ia menilai jika sepak bola lebih mahal daripada nyawa maka lebih memilih hidup tanpa sepakbola.

Tragedi di Stadion Kanjuruhan Menjadi Kabar Duka Bagi Pecinta Sepakbola di Sampang


"Kejadian di Malang menjadi pelajaran bagi Truman bahwa euforia di stadion tidak melupakan kita untuk kembali pulang ke rumah dengan selamat," terangnya.


Atas insiden itu, Zaini sapaan akrab, berharap penanganan keamanan oleh pihak keamanan di stadion harus disesuaikan dengan regulasi FIFA.


Sebab jangan sampai stadion tidak menjadi ramah kepada penonton baik itu perempuan dan anak-anak.

Baca juga: Ada 17 Jenazah Tanpa Identitas di RSSA Malang Dalam Tragedi Kanjuruhan, Kemungkinan Bertambah

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Sampang hanya di GoogleNews TribunMadura.com


"Semoga semua stackholder di stadion dapat belajar dan berbenah dari tragedi ini, karena tragedi kanjuruhan merupakan kejadian kelam bagi sepakbola Indonesia," pungkasnya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved