Bupati Bangkalan Tersangka KPK

Bupati Bangkalan Tersangka KPK, Abdul Latif Amin Imron Ikuti Jejak Kakak yang Tersandung Korupsi

Abdul Latif Amin Imron merupakan putra dari mantan Bupati Bangkalan, Fuad Amin yang juga pernah terjerat kasus korupsi.

Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron yang menjadi tersangka KPK - Bupati Bangkalan, RK Abdul Latif Amin Imron memberikan sambutan dalam gelaran Apel 1.000 Juru Sembelih Halal Indonesia (Juleha) dan Launching Aplikasi Juleha se Indonesia di Alun-alun Kota Bangkalan, Kamis (30/6/2022). 

TRIBUNMADURA.COM - Simak sosok dan profil Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron yang ternyata mengikuti jejak kakaknya yang juga pernah tersandung kasus korupsi.

Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron kini menjadi tersangka dugaan kasus korupsi.

Abdul Latif Amin Imron merupakan putra dari mantan Bupati Bangkalan, Fuad Amin yang juga pernah terjerat kasus korupsi.

Diketahui, penetapan status tersangka Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron itu diungkap oleh pimpinan KPK.

Statusnya sebagai tersangka diungkap oleh Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata yang menyebut Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron terlibat dalam dugaan kasus suap hasil asesmen lelang jabatan dan perkara lain.

Hal ini diungkap setelah KPK menggeledah sejumlah tempat di Pemkab dan rumah dinas Bupati Bangkalan.

Menariknya, dengan ditetapkannya Abdul Latif Amin Imron sebagai tersangka oleh KPK, maka dia menyusul almarhum kakaknya, Fuad Amin yang juga mantan Bupati Bangkalan, yang juga ditangkap KPK.

Baca juga: Profil Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron, Disebut KPK Jadi Tersangka Dugaan Kasus Korupsi

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Saat masih hidup, Fuad Amin narapidana kasus suap dan pencucian uang.

Dia meninggal di Rumah Sakit Sutomo Surabaya, Jawa Timur, pada 16 September 2019 pada usia 71 tahun.

Ketika meninggal, Fuad Amin masih menjalani masa hukuman 13 tahun penjara akibat kasus suap dan pencucian uang.

Bupati Bangkalan, RK Abdul Latif Amin Imron menjawab pertanyaan awak media terkait penetapan tersangka Camat dan Kepala Desa Tanjung Bumi atas kasus dugaan korupsi anggaran Dana Desa usai gelar Apel 1.000 Juru Sembelih Halal Indonesia (Juleha) dan Launching Aplikasi Juleha se Indonesia di Alun-alun Kota Bangkalan, Kamis (30/6/2022).
Bupati Bangkalan, RK Abdul Latif Amin Imron menjawab pertanyaan awak media terkait penetapan tersangka Camat dan Kepala Desa Tanjung Bumi atas kasus dugaan korupsi anggaran Dana Desa usai gelar Apel 1.000 Juru Sembelih Halal Indonesia (Juleha) dan Launching Aplikasi Juleha se Indonesia di Alun-alun Kota Bangkalan, Kamis (30/6/2022). (TribunMadura.com/Ahmad Faisol)

“Oh, sebetulnya enggak hanya lelang jabatan,” kata Alex saat ditemui awak media di gedung Merah Putih KPK, Jumat (28/10/2022).

Menurut Alex, penyidik bisa saja menemukan kasus lain seperti pengadaan barang dan jasa (PBJ).

Kasus lain yang mungkin bisa ditemukan adalah dugaan korupsi terkait penerbitan perizinan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved