Berita Madura
Budi Syahbuddin Gugur di Arena Muspimnas, Firman Syah Ali 'PMII Kehilangan Kader Lintas Generasi'
Tak terkecuali Pengurus Pusat Asosiasi Dosen Pergerakan (ADP) Ikatan Alumni PMII (IKA PMII), Firman Syah Ali.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
Namun semua pejabat asal PMII sangat dekat, hormat dan respek kepada almarhum.
"Di grup JAM PMII Nasional, para kader PMII kompak sumbangan uang untuk bayar kontrakan rumah Budi di Jakarta. Ini menunjukkan betapa dekatnya almarhum dengan semua kalangan, dan betapa butuhnya kami semua kepada Budi," lanjut Ketua Madrasah Kader NU (MKNU) angkatan 216 ini.
Penilaian Cak Firman, selama hidupnya, almarhum Budi memang mewakafkan hidupnya kepada PMII.
Hampir tiada waktu tanpa PMII, bahkan nafasnya pun berbunyi PMII PMII PMII PMII.
"Saya pribadi merasa sulit untuk jadi orang sebaik Budi kepada PMII. Kadang karena faktor kesibukan dan lain-lain saya jarang hadir kegiatan PMII dan IKA PMII, tapi Budi selalu ada dan hadir untuk PMII kapanpun dan dimanapun, dengan komentarnya khasnya Ailepyuuuuu yang artinya I Love You," lanjut Pengurus Harian Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama (LP Ma'arif NU) Jatim ini.
"Kita bukan pemilik kehidupan ini. Budi sekarang sudah diambil kembali oleh pemiliknya, dipanggil keharibaannya, sebagai kader terbaik PMII, di dalam arena Muspimnas PMII. Cintanya yang luar biasa kepada NU dan PMII tentu menjadi bekal utamanya dalam menghadap sang Maha Cinta. Selamat kembali keharibaaaNya Sahabatku Budi, salam kepada para muassis PMII di alam sana, tentu kita akan berjumpa kembali di alam keabadian, sampai jumpa kembali sahabatku," pungkas Majelis Pakar IKA PMII Jatim ini.