Berita Madura

Disperindag Pamekasan Bina Perusahaan Rokok Lokal, Strategi Berantas Peredaran Rokok Ilegal 

Disperindag Pamekasan mengatakan, pihaknya ingin membantu perusahaan rokok lokal dapat memenuhi perizinannya sebagai syarat menjalankan usaha

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, Madura, melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap perusahaan rokok lokal. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)

Disperindag Pamekasan Bina Perusahaan Rokok Lokal, Strategi Berantas Peredaran Rokok Ilegal 

Kabupaten Pamekasan, Madura, melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap perusahaan rokok lokal.

Pembinaan itu salah satunya dengan melakukan sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) pemenuhan perizinan industri rokok di Hotel Cahaya Berlian, Jalan Raya Panglegur mulai tanggal 5-7 Desember 2022.

Sekretaris Disperindag Pamekasan, Abdiyati Muradi mengatakan, pihaknya ingin membantu perusahaan rokok lokal dapat memenuhi perizinannya sebagai syarat menjalankan usaha. 

Baca juga: Satpol PP Bangkalan Ingatkan Masyarakat yang Jual atau Produsen Rokok Ilegal, Sanksi Pidana Menanti

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Hal itu penting dilakukan seiring maraknya rokok ilegal di daerahnya.

"Peserta 100 orang dari perusahaan rokok dan kami ambil 70 perusahaan yang serius dan akan kami bantu untuk mengantongi kelegalan tersebut," kata Abdiyati, Rabu (7/12/2022).

Menurutnya, pengusaha rokok lokal sejauh ini masih menganggap sulit untuk mengurus kelengkapan surat perizinannya. 

Sehingga, perlu ada pembinaan dan pendampingan agar usaha mereka berjalan lancar tanpa melanggar aturan negara.

Dia berharap, kesadaran masyarakat dalam mengurus izin usahanya ini meningkat usai mengikuti sosialisasi dan bimtek tersebut. 

Sebab, banyak sekali perusahaan rokok di Pamekasan yang perlu melengkapi izin sesuai regulasi yang berlaku.

"Kami tampung semua masukan masyarakat setelah kami terjun langsung ke lapangan dua bulan yang lalu. Dengan hal ini, semoga bisa memberikan kesadaran untuk mengurus perizinan ini," harapnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved