Berita Lumajang

Baliho Caleg dan Partai Mulai Menjamur, Bikin Satpol PP Lumajang Kewalahan Menertibkan

Plt Kasatpol PP Lumajang Sunardi menegaskan jika pihaknya telah melakukan upaya penertiban baliho yang turut dipertanyakan perijinannya tersebut.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Erwin Wicaksono
Sederet banner caleg dan partai yang memenuhi salah satu sudut Kabupaten Lumajang, bikin Satpol PP kewalahan menertibkan 

TRIBUNMADURA.COM, LUMAJANG - Satuan Polisi (Saptol) Pamong Praja (PP) Kabupaten Lumajang membantah membiarkan deretan banner baliho calon legislatif dan partai politik yang menghiasi jalanan Kabupaten Lumajang.

Plt Kasatpol PP Lumajang Sunardi menegaskan jika pihaknya telah melakukan upaya penertiban baliho yang turut dipertanyakan perijinannya tersebut.

Ratusan lembar baliho menurut Sunardi sudah diamankan oleh Satpol PP.

"Penertiban baliho sudah kami lakukan upaya penertiban di di jalan-jalan protokol sekitar kota seperti jalan PB Sudirman, Ahmad Yani, Suwandak, hingga ke jalan provinsi seperti Pasirian, Kedungjajang hingga Yosowilangun. Mayoritas adalah  baliho bakal caleg dan calon presiden yang dipasang," papar Sunardi ketika dikonfirmasi.

Sunardi mengaku pihaknya kerap kewalahan dalam menindak baliho liar yang menampilkan pesan politik itu.

Baca juga: Sosialisasi Operasi Lilin Semeru 2022, Satlantas Polres Pamekasan Pasang Banner, Spanduk dan Baliho

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Kata Sunardi, banyak yang sudah dilakukan pencopotan namun keesokan hari muncul baliho baru.

"Acapkali ketika kita tertibkan kayak kejar-kejaran. Misal ketika di titik A kita tertibkan, besok-besok muncul lagi di titik B dan seterusnya," papar Sunardi.

Terakhir, Sunardi tak menampik keterbatasan sarana dan personel membuat pihaknya kurang maksimal dalam melakukan upaya penertiban secara masif.

Beberapa kendaraan barang yang dimiliki Satpol PP saat ini digunakan untuk pemulihan lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru.

"Kami menganalisa jika kendalanya selain personil kita terbatas, kendaraan yang kami miliki juga minim. Terutama juga saat ini masih transisi usai bencana jadi ada unit kami yang difungsikan untuk membantu penanganan pasca bencana," tutup Sunardi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved