Berita Madura

2 Mantan Pejabat PT. Sumekar Resmi Ditahan Kejari Sumenep, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Rp 9 Miliar

Kedua tersangka itu masing-masing berinisial MS, Direktur Utama PT Sumekar kala pengadaan kapal itu terjadi dan AY, manager keuangan PT. Sumekar kala

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Ali Hafidz Syahbana
Dua orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kapal Rp 9 Miliar oleh PT. Sumekar Tahun 2019 resmi ditahan Kejari Sumenep pada Rabu (25/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep Madura resmi menahan 2 orang tersangka mantan pejabat PT. Sumekar dalam dugaan korupsi pengadaan kapal Rp 9 Miliar pada Tahun 2019 hari Rabu (25/1/2023) pukul 18.25 WIB.

Pantauan TribunMadura.com di kantor Kejari Sumenep, 2 tersangka keluar dari ruang kerja Kasi Pidsus Kejari Sumenep pukul 18.00 WIB lantai dua.

Kemudian dibawa oleh tim penyidik ke bawah untuk masuk ke mobil tahanan Kejari warna biru tua untuk dititip di Rutan Klas IIB Sumenep.

"Hari ini Kejaksaan Negeri Sumenep resmi menahan terhadap dua orang tersangka," kata Kepala Kejari Sumenep Trimo pada TribunMadura.com.

Kedua tersangka itu masing-masing berinisial MS, Direktur Utama PT Sumekar kala pengadaan kapal itu terjadi dan AY, manager keuangan PT. Sumekar kala itu.

Untuk diketahui sebelumnya, Kejaksaan Negeri Sumenep melakukan penyelidikan kasus ini sejak akhir Agustus 2022.

Dalam kasus dugaan penyimpangan pembelian kapal itu, kejaksaan telah meminta keterangan 20 saksi. Salah satunya, yakni mantan Bupati Sumenep.

Pada Oktober 2022, Kejaksaan Negeri Sumenep telah menerbitkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) atas kasus tersebut.

Kemudian pada Rabu (19/10/2022) Satuan Khusus Kejari Sumenep melakukan penggeledahan di kantor PT Sumekar, di Jalan Raya Trunojoyo Sumenep.

Baca juga: KM. Dharma Bahari Sumekar V Disita Sebagai Barang Bukti, Ini Kata Tim Penyidik Kejari Sumenep

Penggeledahan tersebut dipimpin Kasi Intel, Novan Bernadi dan Kasi Pidsus Dony Suryahadi.

Penggeledahan dilakukan di ruangan Direktur PT Sumekar, dan di beberapa ruangan lain.

Satuan khusus tersebut memeriksa tempat penyimpanan berkas-berkas penting yang dibutuhkan.

Dalam penggeledahan itu, tim mengamankan ratusan berkas yang berkaitan dengan pembelian kapal oleh PT Sumekar.

Berdasarkan hasil penyelidikan tim Kejaksaan, pembelian kapal itu terjadi pada 2019.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved