Breaking News

Berita Madura

Waspada Melintas di Jalan Raya Sampang-Ketapang, Kondisinya Mengenaskan Berlubang Bak Sumur

Jalan berstatus jalur provinsi, tepatnya di Desa Tragih, Kecamatan Robatal, Sampang berlubang cukup dalam bak sumur.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Kondisi jalan di Desa Tragih, Kecamatan Robatal, Sampang yang berlubang cukup dalam sehingga membahayakan para pengendara yang melintas, Minggu (29/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMDURA.COM, SAMPANG -  Bagi pengendara yang hendak melintas di Jalan Raya Kecamatan Sampang - Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura harus berhati-hati.


Pasalnya, Jalan berstatus jalur provinsi, tepatnya di Desa Tragih, Kecamatan Robatal, Sampang berlubang cukup dalam bak sumur.


Meski kondisinya sudah terpasang beberapa tanda peringatan, pengendara harus tetap berhati-hati karena jalan berlubang berada di jalur agak menikung.


Salah satu warga Kecamatan Robatal, Hoiruddin (26) mengatakan bahwa ambruknya jalan di Desa Tragih terjadi sekitar dua hari yang lalu, tepatnya (27/1/2023).

Baca juga: Wisatawan di Sampang, Madura Meningkat Dua Kali Lipat Pasca Pandemi, Bule Juga Turut Meramaikan

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com


Menurutnya, kondisi rusaknya jalan sangat parah karena berlubang cukup dalam dan lebar.


"Jadi kalau malam pengendara harus hati-hati karena penerangan tidak begitu terang," ujarnya kepada TribunMadura.com, Minggu (29/1/2023).


Di samping itu, Hoiruddin berharap agar pemerintah atau dinas terkait segera memperbaiki jalan tersebut karena dikhawatirkan akan ada korban kecalakaan lalu lintas.


"Arus lalulintas di jalan setempat cukup tinggi, begitupun juga dilintasi oleh kendaraan berat, jadi harus segera diperbaiki," tuturnya.


Sementara, salah satu petugas UPT Pembantu Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Zinal menyampaikan jika perbaikan jalan setempat tetap akan dilakukan namun masih menunggu arahan dari UPT Pamekasan.


Sejauh ini, dirinya mengaku sudah meninjau  ke lokasi, bahkan sempat menanyakan penyebab rusaknya jalan kepada warga.


"Kerusakan memang cukup parah, kita akan usahakan secepatnya lakukan perbaikan," katanya.


Hanya saja, kata Zinal untuk saat ini masih mengalami keterbatasan anggaran karena masih awal tahun sehingga belum bisa diproses penuh, dari pusat juga belum bisa.


"Guna mencegah kecelakaan lalu lintas sementara waktu kita pasang rambu lalulintas," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved