Berita Lamongan
Nyali Begal Payudara di Lamongan Ciut saat Beraksi Hadapi Wanita Muda Mahasiswi dan Pengacara
Pelaku bahkan nekat langsung menghadang calon korbannya yang sedang melintas di jalan.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Samsul Arifin
Belum tuntas urusan laporan korban UI, tak berselang lama, kejadian serupa menimpa EA (20) seorang mahasiswi warga Desa Pendowolimo Kecamatan Karangbinanguni.
Kejadian yang dialami korban tepat di jalan Desa Putatbangah Kecamatan Karangbinangun, satu jam setelah kejadian dialami korban UI.
Pada Selasa (31/1/2023) sekitar pukul 20.00 WIB, korban dalam perjalanan mengendarai sepeda motor Honda Beat nopol W 4939 AH di jalan Desa Putatbangah, tiba - tiba dihadang seorang pelaku menggunakan sepeda motor Honda Vario warna putih, lampu modif warna ping.
Korban bergegas turun dari atas motornya sambil mencabut kontak. Merasa ada gelagat yang tak wajar, korban lari. Namun pelaku nekad mengejar korban.
Kalah cepat dengan pelaku, dan pelaku berhasil menggaet dan menarik korban dari belakang. Korban kemudian dibekap dan ditarik ke pinggir sungai.
Beruntung, tidak lama kemudian ada mobil lewat yang membuat pelaku panik. dan korban berhasil lari ke tengah jalan sambil berteriak minta tolong.
Pelaku berseloroh. " Aku mek pengin jemok s...mu, " ( aku hanya ingin memegang payudaramu saja ), " kata pelaku seperti ditirukan korban.
Pelaku akhirnya kabur dengan mengendarai motor Honda Vario yang mempunyai ciri yang sama dengan pelaku saat mencoba memperdayai korban pertama.
Hingga berita ini dikirim, polisi belum menemukan jejak pelaku. Kasi Humas, Anton Krisbiantoro berharap pada masyarakat yang barangkali mengenali ciri-ciri motor tersebut untuk melaporkan ke polisi.
"Ya bantuan masyarakat sangat kita harapkan. Jika pelaku ketangkap, maka akan mengurangi keresahan warga, utamanya kaum perempuan, " katanya.
Polisi terus berupaya menemukan jejak pelaku kekerasan dan pencabulan di dua TKP yang terjadi di Karangbinangun pada hari yang sama itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Kedua-korban-UI-dan-EA-saat-menjalani.jpg)