Berita Madura
Hadiri Rokat Desa dan Petik Laut Desa Kertasada, Begini Pesan Bupati Achmad Fauzi
Bupati Sumenep Achmad Fauzi menghadiri langsung acara rokat desa dan petik laut Desa Kertasada yang digelar pada hari Jumat (10/3/2023)
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Samsul Arifin
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Acara selamatan dengan tema "Rokat Desa dan Petik Laut Desa Kertasada" di wilayah Kecamatan Kalianget Sumenep ini berlangsung meriah dan menjadi hiburan.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi menghadiri langsung acara rokat desa dan petik laut Desa Kertasada yang digelar pada hari Jumat (10/3/2023).
Dengan adanya selamatan desa dan petik laut ini kata orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep, khususnya Desa Kertasada selalu diberi keberkahan, kesehatan dan kelancaran dalam mencari nafkah bagi keluarganya.
"Alhamdulillah, saya bisa hadir langsung untuk melakukan silaturahmi dan sekaligus ikut serta memeriahkan kegiatan tradisi kultural," tutur Bupati Achmad Fauzi pada TribunMadura.com.
Pelopor reaktivasi kereta api di Madura ini menilai, bahwa warga di desa kertasada ini benar-benar menjunjung tinggi budaya leluhurnya.
Baca juga: Tergiur Masuk PNS Lewat Orang Dalam, Pedagang ini Malah Apes Tertipu Guru di Sumenep: Rugi Besar
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com
"Saya berharap, tradisi seperti ini harus tetap dilestarikan di bumi Sumenep," pesannya.
Lebih lanjut Achmad Fauzimenambahkan, petik laut atau juga disebut rokat tasek merupakan salah satu ciri khas masyarakat Jawa Timur.
Hal itu katanya, suatu kegiatan dan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rezeki kepada para nelayan.
"Tradisi leluhur petik laut ini juga sebagai doa agar hasil tangkapan laut melimpah dan berkah," tegasnya.
Selain itu katanya, Achmad Fauzi juga menyampaikan jaminan berobat secara gratis dengan adanya program Universal Health Coverage (UHC) yang sudah resmi berlaku di Kabupaten Sumenep sejak November 2022 lalu.
Pria yang berciri khas memakai belangkon Sumenep ini menegaskan, bahwa layanan kesehatan gratis tersebut berlaku untuk seluruh masyarakat Kota Keris.
"Kalau masyarakat sakit dan masuk Puskesmas, tinggal tunjukkan KTP saja. Selesai sudah. Tapi kita berdoa, semoga masyarakat Sumenep selalu diberikan kesehatan dan keberkahan," harapnya.
Transportasi Murah Meriah Trans Jatim Surabaya-Madura, Bayar Rp 5 Ribu Bisa Nikmati Fasilitas Nyaman |
![]() |
---|
Sudah Ada TransJatim, Warga Madura Ternyata Masih Suka Naik Bus Rute Jauh |
![]() |
---|
Kronologi Meninggalnya Warga Madura di Gurun Pasir saat Ingin Naik Haji Secara Ilegal |
![]() |
---|
Kunjungi Kangean, Kementerian Kelautan dan Perikanan Survei Budidaya Lobster Milik PT Balad GrupĀ |
![]() |
---|
Bangkalan Larang Kelulusan SD-SMA Pakai Toga, Cukup Tasyakuran, Ikuti Gebrakan Gubernur Dedi Mulyadi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.