Rabu, 15 April 2026

Berita Situbondo

Harga Beras Naik, Korpri Situbondo Gelar Bazar Beras Murah, Acara Berlangsung Selama Dua Hari

Bazar beras murah digelar Pemerintah Kabupaten Situbondo pada Selasa (04/04/2023) dan berlangsung dua hari sejak tanggal 4 hingga 5 April 2023.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Ficca Ayu
TribunMadura.com/Izi Hartono
Bupati Karna Suswandi saat membuka bazar beras murah di halaman belakang kantor Pemkab Situbondo. 

TRIBUNMADURA.COM, SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten Situbondo, menggelar bazar beras murah, Selasa (04/04/2023).

Bazar beras untuk kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang difasilitasi Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tersebut, akan belangsung selama dua hari sejak tanggal 4 hingga 5 April 2023.

Ketua Dewan Pengurus Korpri Situbondo, Wawan Setiawan mengatakan, bazar beras murah nantinya akan digelar di tiga lokasi, yakni di belakang Kantor Pemkab dan Alun alun serta seluruh kecamatan.

"Bazar dimulai hari tanggal 4 dan berakhir tanggal 5 April 2023," ujar Wawan Setiawan.

Baca juga: Masa Tanam II Diuntungkan Anomali Curah Hujan, Ketersediaan Beras di Bangkalan Aman Hingga Hari Raya

Baca juga: Jelang Lebaran, Pemerintah Awasi Penjualan Mamin di Sejumlah Swalayan, 3 Tempat Jadi Sasaran Petugas

Pria yang menjabat Sekdakab ini menjelaskab, tujuan digelarnya bazar beras murah ini untuk merespon kenaikan BBM yany berdampak terhadap naiknya kebutuhan pokok masyarakat.

"Ya salah satunya harga beras yang naik saat ini," tukasnya.

Wawan optimis, dengan adanya kegiatan tersebut bisa meningkatkan kesejahteraan para anggota Kopri, pegawai Non-ASN dan juga masyarakat yang dapat  memperoleh harga beras dengan harga yang relatif murah tersebut.

"Alhamdulillah setelah disubsidi oleh Kopri, harga beras  kita jual  kepada anggota Kopri maupun Non-ASN dan masyarakat itu sebesar Rp 8000 perkilogranya," jelasnya.

Dikatakan, untuk mengantisipasi animo masyarkat, maka penjualan beras murah ini menggunakan kupon yang dibagi bagikan kepada masing masing OPD.

"Untuk bazar di Pemkab dan Alun alun kita siapkan aebanyak 3309 kantor beras dengan berat 5 kilogram. Sedangkan di masing masing kecamatan sebanyak 200 kantong," kata Wawan.

Baca juga: Disperindag Pamekasan Tambah Stok Beras di Pasar Kolpajung, Arahan Gubernur Jatim Jadi Atensi

Baca juga: Bocah SD di Blitar Sakti Tertabrak Dump Truk Selamat, Kakeknya Tewas, Saksi: Suara Benturan Keras

Untuk pembelian beras murah ini, kata Wawan, pihaknya membatasi setiap orang hanya sebanyak dua kantong beras atau sebenyak 10 kilogram.

"Satu kantong beras harganya dibandrol sebesar Rp 40 ribu," katanya.

Sementara itu, Bupati Situbondo, Karna Suswandi, pada saat melakukan mendatagi pasar pasar di bulan ramadan dan menjelang Idul Fitri, ternyata harga beras mengalami kenaikan mencapai 20 hingga mencapai 30 persen.

"Yang harga beras Rp 10 ribu itu, menjadi Rp 12 ribu dan bahkan mencapai Rp 13 ribu perkilogramnya," kata Bung Karna pangilan orang nomor satu di lingkungan Pemkab Situbondo.

Memurutnya, pihaknya sangat berterima kasih dengan Korpri yang telah bisa melihat tanda tanda yang kurang baik ini dengan melakukan bazar.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved