Berita Situbondo
Tangkis Laut Ambrol, Warga Pesisir Wonorejo dan Sumberanyar Mulai Gelisah
Tangkis laut sepanjang 63 meter yang ada di pinggir pantai sebagai penahan ombak kondisinya rusak parah.
Penulis: Izi Hartono | Editor: Ficca Ayu
TRIBUNMADURA.COM, SITUBONDO - Menghadapi musim angin timur, warga Dusun Pandean, Desa Wonorejo dan Dusun Nyamplong, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, mulai gelisah.
Kegelisahan para warga ini, karena tangkis laut sepanjang 63 meter yang ada di pinggir pantai sebagai penahan ombak rusak parah. Sehingga mereka khawatir rumahnya yang hanya berjarak sekitar dua meter dari bibir pantai itu akan ambruk diterjang banjir rob.
Salah seorang warga Dusun Pandean, Mariya mengatakan, lima tahun lalu, rumahnya pernah hancur diterjang banjir rob atau gelombang besar.
"Kemarin rumah saya juga rusak dan terasnya rumahnya patah akibat gelombang laut," ujarnya.
Baca juga: Ngerinya Banjir Bandang di Bawean, Kandang Hewan Ternak Hancur, Sapi Ikut Hanyut hingga Mati
Baca juga: Pelatih Madura United Turunkan Pemain Muda Melawan Arema FC, Rakhmad Basuki Banyak Lakukan Rotasi
Menurutnya, pada saar air laut pasang tidak hanya menggenangi rumahnya, akan tetapi puluhan rumah warga banyak yang terdampak.
"Air laut kalau besar biasanya sampai ke jalan paving itu," katanya.
Untuk itu, kata Mariya, dirinya berharap agar pemerintah segera memperbaiki tangkis laut yang ambrol itu, karena dirinya tidak mampu memperbaiki rumahnya yang rusak akibat gelombang laut tersebut.
"Saya setiap tahun selalu memperbaiki rumah ini, sebab pasti rusak kalau sudah musim angin timur. Padahal suami saya hanya nelayan, yang jelas setiap tahun harus memperbaiki rumahnya yang rusak. Saya berharap pemerintah segera memerbaiki tangkis yang rusak ini," jelasnya.
Mariya menjelaskan, angin timur dan banjir rob itu, biasanya mulai terjadi sejak bulan Mei hingga bulan September.
"Makanya sekarang warga mulai khawatir sekarang pak," tukasnya.
Baca juga: Pasca Diterjang Banjir dan Longsor, Warga Pulau Bawean Gotong-royong
Baca juga: Menyamar Jamaah Salat Tarawih, Personil Satnarkoba Polres Bangkalan Bekuk 5 Orang Saat Pesta Sabu
Sementara itu, Kepala Dusun Pandean, Karnoto mengatakan, ada dua titik tangkis laut yang rusak akibat terjangan gelombang dan banjir rob.
"Tapi yang parah tangkis yang ada di samping rumah Buk Mariyah ini," ujar Karnoto.
Dikatakan, setiap bencara rob, ada puluhan kepala keluarga yang terdampak bencana banjir rob tersebut.
"Kalau di lingkungan ini ada sekitar 30 KK yang terdampak," katanya.
Hal serupa juga dialami warga Dusun Nyamplong, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/tangkis-laut-di-dusun-pandean.jpg)