Berita Madura

Sosok Marsuto Alfianto, Dirut Jawara Internasional Djaya, Bantu Entaskan Pengangguran di Pamekasan

Simak profil dan perjalanan karier Direktur Utama CV Jawara Internasional Djaya, Marsuto Alfianto yang merekrut 508 karyawan.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ficca Ayu
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Sosok Marsuto Alfianto Direktur Utama CV Jawara Internasional Djaya, simak pula perjalanan kariernya. 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Inilah sosok Marsuto Alfianto, Direktur Utama CV Jawara Internasional Djaya.

Perusahaan Hasil Tembakau, CV Jawara Internasional Djaya merekrut sebanyak 508 karyawan.

Ratusan karyawan yang direkrut sebanyak ini terdiri dari 500 tenaga linting, 1 desain grafis, 1 manajer marketing, 5 staf pemasaran dan 1 manajer manajemen.

Rerata, ratusan karyawan yang direkrut itu merupakan warga asli Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Perusahaan yang bergerak di bidang industri rokok lokal ini tergolong perusahaan yang baru berdiri di Pamekasan.

Namun berbagai merek produk rokok 'Cengkeh Herbal' dan 'JAWARA Refill' yang dipasarkan CV Jawara Intenasional Djaya tersebut banyak beredar luas di pasaran luar Madura.

Bahkan telah menjadi produk rokok cengkeh primadona warga Jawa Timur dengan lintingan karya pekerja lokal warga Pamekasan.

Baca juga: Mbah Rukmi, Warga Tulungagung yang Viral Karena Rumahnya Dikabarkan Dijual Orang Lain

Direktur Utama CV Jawara Internasional Djaya, Marsuto Alfianto mengatakan, dibukanya banyak lowongan pekerjaan di perusahaannya ini untuk memberdayakan kalangan milenial dan masyarakat Pamekasan yang belum memiliki pekerjaan tetap.

Sehingga generasi muda dan masyarakat Pamekasan yang tidak memiliki pekerjaan diharapkan bisa berkarir di perusahaan tersebut.

"Kami ingin ikut andil meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Pamekasan melalui usaha produk rokok lokal," kata Marsuto Alfianto saat ditemui di kediamannya, Senin (15/5/2023) pagi.

Penuturan pria yang akrab disapa Mas Fian ini, dibukanya banyak lapangan pekerjaan di perusahaannya tersebut hanya ingin membangunan sumber daya manusia (SDM) warga Pamekasan yang lebih mumpuni dan kreatif di bidang usaha rokok lokal yang menasional.

Hal ini selaras dengan misi pemerintah pusat yang ingin mewujudkan Indonesia maju dengan SDM unggul tahun 2045 mendatang.

Ia juga ingin menekan jumlah pengangguran di Pamekasan melalui banyaknya lowongan pekerjaan yang dibuka oleh perusahaannya tersebut.

"Produk rokok lokal yang kami produksi khas Pamekasan, untuk produk refill kami timbang, beratnya hampir sama di semua lintingan. Ketika dapat beberapa linting itu ditimbang. Kalau misal ditimbang sesuai, baru dikemas (packing)," jelasnya.

Baca juga: Ketua DPC Gelora Pamekasan Tak Nyalon di Pileg 2024, RKH Moh Amin Rifqy Akui Ingin Jadi King Maker

Halaman
1234
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved