Berita Madura

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Terus Perjuangkan Airstrip untuk Masyarakat Pulau Masalembu

Beberapa waktu lalu, Achmad Fauzi menemui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk membicarakan hal tersebut

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Ali Hafidz Syahbana
Bupati Achmad Fauzi saat menemui Menhub RI Budi Karya Sumadi waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Bupati Sumenep Achmad Fauzi terus berusaha meningkatkan konektivitas Masyarakat, terutama di wilayah kepulauan dan khususnya di Pulau Masalembu.

Beberapa waktu lalu, Achmad Fauzi menemui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk membicarakan hal tersebut.

Salah satu yang disampaikannya kepada Menteri Perhubungan, yakni pembangunan _airstrip_ atau landasan pacu pesawat sementara di pulau Masalembu.

Menurut tokoh muda Madura itu, percepatan pembangunan _airstrip_ di Pulau Masalembu bukan hanya demi kepentingan transportasi.

"Jika ada hal yang sifatnya urgen, seperti masyarakat yang sakit, maka keberadaan _airstrip_ bisa menolong," tutur Achmad Fauzi pada TribunMadura.com, Minggu (28/5/2023).

Baca juga: Kabupaten Sumenep Raih Penghargaan Opini WTP 6 Kali Berturut Turut, Begini Kata Bupati Achmad Fauzi

Karenanya, mantan Wakil Bupati Sumenep ini memastikan bahwa akan terus memperjuangkan pembangunan _airstrip_ bisa segera dilakukan.

Karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep Madura ini telah bekerja sama dengan PT Elnusa.

Kerja sama dilakukan terkait penggunaan lahan Elnusa di Desa Sukajeruk, Kepulauan Masalembu. Dan bahkan kerja sama tersebut telah dituangkan dalam _memorandum of understanding_ (MoU).

"Kesepakatan pemanfaatan lahan ini kami lakukan demi kebutuhan masyarakat Masalembu, di mana memang ada beberapa hal urgen yang perlu kita kembangkan terkait dengan airstrip, demi menunjang kebutuhan masyarakat," katanya.

Pelopor reaktivasi kereta api Madura ini menjelaskan, jika terdapat penerbangan langsung dari Sumenep ke Masalembu, maka mampu memangkas jarak perjalanan.

Sebab, jika menggunakan moda transportasi laut, maka memerlukan waktu perjalanan selama 23 jam.

"Kami ingin ada penerbangan langsung dari Sumenep ke Masalembu untuk memangkas jarak perjalanan yang membutuhkan waktu selama 23 jam dengan kapal laut," katanys.

"Kami ingin ada _airstrip_ di Masalembu, sehingga bisa dilakukan penerbangan perintis untuk mengantar logistik dan menjawab kepentingan masyarakat," kata Achmad Fauzi.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved