Selasa, 19 Mei 2026

Berita Madura

Gara-gara Air PDAM Mati Selama 9 Hari, Keluarga dari Surabaya Batal ke Pamekasan

Tidak mengalirnya air PDAM ini, lantaran mesin pompa Dam Samiran di Desa Kodik, Kecamatan Proppo, Pamekasan mengalami kerusakan.

Tayang:
Penulis: Muchsin Rasjid | Editor: Ficca Ayu
TribunMadura.com/Muchsin Rasjid
Pengendara sepeda motor, melintas di depan kantor PDAM Pamekasan, Jl Kabupaten Pamekasan, Kamis (29/6/2023). 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Sekitar 2.000 pelanggan air PDAM, di kawasan Desa Teja, Laden, Jalmak dan sebagian pelanggan di Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Kota Pamekasan serta pelanggan di daerah Pamekasan bagian selatan kini mengeluh. Sebab sejak sembilan hari, sejak Rabu (21/6/2023) lalu, hingga hari ini, Kamis (29/6/2023), pasokan air PDAM ke rumah pelanggan mati tidak mengalir.

Tidak mengalirnya air PDAM ini, lantaran mesin pompa Dam Samiran di Desa Kodik, Kecamatan Proppo, Pamekasan mengalami kerusakan. Walau sudah dilakukan perbaikan dan uji coba untuk dihidupkan, namun belum berfungsi secara maksimal. Sehingga tidak diketahui pasti, kapan normalnya aliran air PDAM ini.

Karuan saja, belum mengalirnya kembali air PDAM ini, membuat sejumlah warga yang selama ini kebutuhan airnya, hanya mengandalkan dari PDAM kecewa. Karena kondisi ini dinilai terlalu lama. Walau sebagian warga terpaksa menyedot langsung ke pipa saluran PDAM menggunakan mesin, namun airnya tidak mengalir.

Baca juga: Emak-emak di Pamekasan Keluhkan Kecilnya Pasokan Air PDAM, Pihak PDAM akan Lakukan Pengecekan

“Kami tidak tidak mengerti sampai kapan air PDAM ini normal kembali. Setiap pagi kami menyedot menggunakan mesin langsung ke lobang pipa PDAM. Harapan kami, siapa tahu pasokan arinya sudah normal. Ternyata tidak, sampai mesin pompa saya rusak, karena pipa PDAM tidak keluar air,” ujar Ny Waki, warga Kelurahan Jungcangcang.

Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan mandi, ia terpaksa mengungsi ke rumah familinya yang di rumahnya tersedia sumur. Sementara untuk memasak, menggunakan air galon mineral. Ia berharap, jika terjadi kerusakan pada mesin pompanya, pihak PDAM mencari solusi, bagaimana pelanggan mendapatkan air.

Kekecewaan serupa dilontarkan Ny Sri, warga Jl Teja. Menurutnya di Hari Raya Idul Adha, ini biasanya menjadi kebahagiaan berkumpul dengan keluarga dari jauh. Namun gara-gara air di rumahnya tak ada sama sekali. Sementara ia tidak memiliki sumur, maka ketika keluarganya dari Surabaya mau berkunjung ke rumahnya, terpaksa gagal tak mau datang.

Baca juga: Alasan PDAM Sampang Enggan Laporkan 4 Oknum Pegawai Rugikan Perusahaan Puluhan Juta

“Air untuk kebutuhan masak dan cuci piring di rumah, kami menggunakan air galon yang dibeli dari toko. Sedangkan untuk mandi, kami menumpang di rumah teman. Lalu bagaimana keluarga yang dari jauh jika mau mandi. Tentu tidak mungkin kami mengajak keluarga menumpang mandi ke rumah teman. Sementara di rumah tetangga sekitar, airnya di rumahnya juga tidak ada,” papar Sri.

Selanjutnya Ny Sri memohon agar PDAM secepatnya mencari jalan keluar, bagaimana pelanggan yang kini menjerit karena tidak ada air di rumahnya mendapatkan kiriman sekadarnya.

Plt Direktur PDAM, Muharram yang dimintai konfirmasinya mengakui saat ini mesin PDAM di Dam Samiran mengalami gangguan dan masih dalam perbaikan. Pihaknya memohon pelanggan bersabar dan minta maaf. Selama ini, siang malam bagian teknisi sedang memperbaiki dan mengupayakan agar pasokan air PDAM ke rumah pelanggan normal kembali seperti sedia kala.

Berdasarkan catatan SURYA, saluran air dari Dam Samiran ini, merupakan pengolahan air kualitas baku air sungai Samiran, menjadi air bersih yang dikenal dengan Water Treatment Plant (WTP). Sistem WTP ini memiliki kemampuan debit air 50 liter/detik atau setara 180.000 liter per jam. Mampu melayani sekitar 5.000 pelanggan, meliputi Kecamatan Proppo, Kecamatan Kota dan Kecamatan Pademawu. Pengoperasian WTP ini diresmikan pada awal Juni 2016.

Baca Berita Madura lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved