Berita Bangkalan

Harga Seragam Sekolah Jadi Sorotan, SMAN 3 Bangkalan Malah Perbolehkan Siswa Pakai Seragam Bekas

SMA Negeri 3 Bangkalan tahun ini mencapai 180 orang. Jumlah siswa baru masih kalah dengan SMA Negeri 2 Bangkalan yang mencapai lebih dari 400 siswa

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Kepala SMA Negeri 3 Bangkalan, Mohammad Sairi memantau kepulangan siswa, Senin (24/7/2023). Pihak sekolah tidak mewajibkan siswa baru membeli kain seragam, malah memperbolehkan memakai seragam bekas 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Harga kain seragam untuk siswa SMA Negeri di Tulungagung yang mencapai Rp 2,3 juta tengah menjadi perbincangan.

Namun kebijakan berbeda diterapkan SMA Negeri 3 Bangkalan. Sekolah yang berlokasi di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Mlajah itu malah memperbolehkan siswa baru memakai seragam bekas.

Suara nyaring bel sekolah pada pukul 15.15 WIB menghentikan sesi wawancara Tribun Madura dengan Kepala SMA Negeri 3 Bangkalan, Mohammad Sairi, Senin (24/7/2023).

Ia bergegas menuju halaman sekolah untuk memantau kepulangan siswa.

“Siswa baru sejumlah 180 orang, mereka tidak kami wajibkan beli kain seragam. Mau beli di sini silahkan, mau beli di luar juga boleh. Bahkan banyak dari mereka yang memakai seragam bekas punya tetangga atau punya kakak kandungnya yang baru lulus dari sekolah ini,” ungkap Sairi.

Baca juga: Selisih Harga Paket Seragam Beli di Sekolah dengan di Pasaran, Bikin Orang Tua Murid Sambat

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Di tengah rebut-ribut masalah kain seragam sekolah, Sairi tidak menampik bahwa pihak koperasi sekolah juga menyediakan kain seragam seharga Rp 1,3 juta untuk empat set.

Meski demikian, pihak SMA Negeri 3 Bangkalan tidak mewajibkan para siswa baru untuk membeli.

“Ketika masyarakat meributkan, mulai membicarakan kain seragam, saya tidak berpikiran ke sana. Karena kami selama ini lebih berkonsentrasi bagaimana caranya memperoleh murid yang banyak,” tegas Sairi.

Meski berlokasi di kota, namun jumlah siswa baru di SMA Negeri 3 Bangkalan tahun ini mencapai 180 orang. Jumlah siswa baru itu masih kalah dengan SMA Negeri 2 Bangkalan yang mencapai lebih dari 400 siswa.

Sementara siswa baru SMA Negeri 1 Bangkalan berjumlah sekitar 360 orang.

“Karena kami selalu kekurangan murid. Siswa baru ketika datang ke sini, ya daftar ulang biasa. Ada juga orang tua siswa bertanya seragam, mau beli di sini ya silahkan atau beli di luar juga silahkan. Buat apa juga, kami tidak mencari keuntungan terkait seragam,” jelasnya.

Malahan, lanjut alumnus SMA Negeri 2 Bangkalan itu, para guru SMA Negeri 3 Bangkalan dalam beberapa tahun terakhir setiap sertifikasi menyisihkan uang senilai Rp 300 ribu, salah satu peruntukannya dialokasikan untuk siswa baru tidak mampu.

“Pos-pos peruntukannya banyak, salah satunya untuk seragam khusus olahraga. Penerimaan siswa baru tahun ini kami siapkan 60 potong seragam olahraga untuk siswa yang tidak mampu, termasuk semua seragam lainnya,” paparnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved