Jumat, 22 Mei 2026

Berita Kediri

Oknum Perguruan Silat Kembali Berulah, Pemuda di Kediri Babak Belur Dikeroyok saat Papasan

Viral di media sosial Instagram dugaan aksi pengeroyokan yang dilakukan sejumlah pemuda di kawasan Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kediri

Tayang:
Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Januar
Istimewa/ Polsek Ngasem
Korban dugaan penganiayaan dan pengeroyokan di wilayah Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Luthfi Husnika

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Viral di media sosial Instagram dugaan aksi pengeroyokan yang dilakukan sejumlah pemuda di kawasan Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jumat (29/9/2023).

Dugaan aksi pengeroyokan tersebut diperkirakan terjadi pada dini hari.

Akibat aksi pengeroyokan, beberapa korban babak belur dan mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Ngasem Iptu Dyan Purwandi membenarkan adanya dugaan aksi pengeroyokan yang tengah viral di media sosial.

"Betul. Ada laporan demikian," kata Iptu Dyan saat dikonfirmasi, Sabtu (30/9/2023).

Iptu Dyan menuturkan, peristiwa dugaan penganiayaan serta pengeroyokan tersebut dialami oleh sejumlah pemuda.

Para korban di antaranya MRD (21), RW (19) serta DP (17) yang semuanya merupakan warga Kecamatan Ngasem.

MRD menderita luka pada telinga kanannya sobek dan RW luka memar di wajah.

Baca juga: Tak Dibongkar, Tugu Silat PSHT di Tuban Diubah Fungsinya, Tak Ada Penolakan dari Siapapun

Sementara DP mengalami luka cukup banyak yakni di punggung, kaki dan mulut.

Menurut Iptu Dyan, para korban ini tengah melintas di jalan raya Desa Sukorejo yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pada waktu kejadian.

"Korban PD bersama dua rekannya pulang bilyard dari Tepus. Saat perjalanan, mereka berpapasan dengan segerombolan pemuda yang diduga berasal dari salah satu perguruan silat. Dan dari penuturan saksi, para pemuda itu langsung mengeroyok dan menganiaya korban," jelas Iptu Dyan.

Iptu Dyan melanjutkan, jumlah rombongan pemuda dari perguruan silat tersebut diperkirakan mencapai 100 orang.

Mereka tengah konvoi mengendarai sepeda motor dengan mengenakan atribut dan bendera identitas kelompok.

Serupa dengan yang terjadi pada ketiga korban di Sukorejo, JSW (21) juga mengalami peristiwa tak menyenangkan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved