Berita Viral

Kondisi Miris Balita Terlantar di Semak Belukar, Ditemukan Kurus Kering, Ada Ibu Ngaku 'Anak Saya'

Kondisi balita ini miris saat ditemukan warga di semak belukar. Dia basah kuyup terbaring di sana, diduga ditelantarkan.

Instagram.com
Warga di Kalimantan Tengah menemukan bocah 3 tahun terlantar di semak belukar. Tak ayal, kondisi balita itu sangat memprihatinkan. 

Mereka juga menghangatkan tubuhnya yang gemetar.

Keadaan yang memprihatinkan ini menggerakkan warga untuk mengantarnya ke Puskesmas Ba'amang.

Selanjutnya, sang balita dirujuk ke RSUD Dr Murjani Sampit.

Baca juga: ‘Tidur Terus’, Nenek Nganjuk Diusir Mantu, Anak Kandung Diam Tak Membela, 2 Hari Terlantar di Jalan

Balita ditemukan di semak belukar dalam kondisi gizi buruk. Dia diduga ditelantarkan orangtuanya.
Balita ditemukan di semak belukar dalam kondisi gizi buruk. Dia diduga ditelantarkan orangtuanya. (Instagram.com)

Diduga, balita ini ditelantarkan oleh orang tuanya.

Namun, motif asli masih belum dipastikan lantaran pihak kepolisian dan Dinas Sosial Kabupaten Kotawaringin Timur tengah melakukan penyelidikan untuk menemukan keluarganya.

Setelah pemeriksaan awal, anak perempuan yang ditemukan oleh warga tersebut didiagnosis menderita gizi buruk.

Tak lama setelah video itu viral, seorang ibu menduga sang balita adalah anaknya.

Hal itu diungkap oleh Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati, saat mengunjungi bocah tersebut di RSUD dr Murjani.

Saat itu, kata Irawati, ada seorang ibu yang tak sengaja mengunjungi bocah malang itu.

Setelah melihat kondisi anak malang tersebut, ibu tersebut merasa yakin jika ia adalah putrinya.

"Ada salah seorang masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dari Kecamatan Telawang, beliau kehilangan anak saat umur 2 tahun dan anak itu sudah hilang selama 2 tahun," kata Irawati dilansir dari @fakta.indo via TribunSumsel.com, Kamis (2/11/2023).

Baca juga: Viral TKW Asal Bangkalan Setahun Terlantar di Malaysia, Pihak Keluarga Bergerak Upayakan Pemulangan

Keyakinan Irawati itu semakin kuat setelah melihat petunjuk dari tanda lahir bocah tersebut.

Ciri-ciri dari tanda lahir balita tersebut memiliki kemiripan dengan anaknya yang 2 tahun menghilang.

Kendati demikian, Irawati menyampaikan belum dapat memastikan kebenaran hal tersebut.

Irawati menyarankan untuk melakukan tes DNA ketika kondisi sang anak kesehatannya sudah pulih.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved