Berita Terkini Sumenep

Sudah 60 Persen, Proyek Drainase Jalan Dr Cipto Kota Sumenep Ditargetkan Rampung Desember 2023

Pemkab Sumenep melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep terus mengebut pembangunan proyek drainase.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Taufiq Rochman
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Lokasi pekerjaan proyek peningkatan saluran drainase di Jl. Dr. Cipto Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Antisipasi terjadinya banjir, terutama luapan air dari sungai di wilayah perkotaan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura.

Sebelum musim hujan tiba, Pemkab Sumenep melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep terus mengebut pembangunan proyek drainase.

Salah satunya, proyek peningkatan saluran drainase di Jalan Raya Dr Cipto Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep sudah mencapai sekitar 60 persen dan ditargetkan rampung pada tanggal 28 Desember 2023.

Pernyataan itu disampaikan Kabid Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP) Dinas PUTR Kabupaten Sumenep, Dedi Falahuddin saat dikonfirmasi TribunMadura.com.

"Capaiannya sudah sekitar 60 persen dan itu waktunya sampai tanggal 28 Desember 2023. Kami yakin rampung sebelum tanggal itu," tutur Dedi Falahuddin, Selasa (7/11/2023).

Pihaknya mengaku, sumber dana proyek peningkatan saluran drainase itu dari APBD Tahun 2023 dengan nilai kontrak Rp 2.260.897.000 dan dikerjakan rekanan pemenang tender CV. Citra Mulia.

Proyek peningkatan saluran air yang dikerjakan sekitar empat bulan lalu itu kata Dedi Falahuddin, dilakukan perbaikan untuk mengantisipasi terjadinya genangan dari saluran air yang ada di sebelah barat Jl Dr Cipto dan saluran dari rumah-rumah warga yang dari sebelumnya memang tersumbat.

"Tujuannya untuk antisipasi genangan air, kan dari sebelumnya tersumbat total, aliran dari warga dan depan kantor pemkab itu. Sekarang sudah bisa mengalir," terangnya.

Terkait gangguan jalan yang dialihkan di lokasi proyek peningkatan saluran drainase tersebut, pihaknya meminta maaf dan untuk bersabar sementara karena masih ada pekerjaan proyek tersebut yang sedang berlangsung.

"Ini demi memperbaiki juga dan mengurangi genangan air nanti pada musim hujan tiba, untuk memperlancar aliran air terutama di depan pemda dan selokan yang dari warga," kata Dedi Falahuddin.

Ikuti berita seputar Sumenep

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved