Berita Terkini Sumenep
Awal Tahun 2024, Harga Cabai di Pasar Tradisional Sumenep Masih Tinggi
Harga komoditas cabai di pasar tradisional Sumenep, Madura masih bertahan tinggi awal Tahun 2024.
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Taufiq Rochman
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Harga komoditas cabai di pasar tradisional Sumenep, Madura masih bertahan tinggi awal Tahun 2024.
Harga cabai besar saat ini mencapai Rp 60.000 per kg.
Untuk harga cabai rawit bertahan Rp 75.000 - Rp 80.000 per kg.
"Sekarang harga cabai memang masih mahal, karena belum masuk panen raya. Apalagi saat ini mulai musim hujan."
"Maka panen petani cabai tidak maksimal," tutur Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep Idham Halil pada Rabu (3/1/2024).
Sedangkan untuk harga komoditas lainnya relatif stabil.
Harga beras kualitas premium tetap Rp 13.800 per kg dan beras kualitas medium atau beras lokal juga stabil Rp 11.750 per kg.
"Harga telur pekan ini juga tidak mengalami perubahan. Telur ayam ras Rp 27.000 per kg, dan telur ayam kampung Rp 48.000 per kg," kata Idham.
Untuk komoditas daging harga pekan ini juga stabil. Daging sapi Rp 120.000 per kg, daging ayam broiler Rp 40.000, dan daging ayam kampung Rp 90.000 per kg.
"Untuk harga minyak goreng juga tidak mengalami perubahan. Minyakita per botol 1 liter Rp 15.000. Untuk minyak goreng premium Rp 19.000 per liter," katanya.
Ikuti berita seputar Sumenep
| Sumenep Serius Garap Energi Terbarukan demi Kemandirian Daerah |
|
|---|
| Sarasehan BEM–Pemkab Sumenep: Merajut Perencanaan dari Dialog dan Gagasan Kritis |
|
|---|
| Warga Gili Iyang Sumenep Cemaskan Dampak Tumpahan Minyak CPO, Ikan hingga Kepiting Ditemukan Mati |
|
|---|
| Baru 81 Siswa, Pendamping PKH Kejar Target Sekolah Rakyat di Sumenep |
|
|---|
| Relawan SPPG di Talango Sumenep Dilatih Prinsip Keamanan Pangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/harga-cabai-rawit-di-pasar-kebalen-kota-malang.jpg)