Berita Viral

Nasib Anak Polisi Tawuran sampai Tangan Putus, Menangis Tak Bisa Tes Akpol, ‘Masa Depanku Hancur’

Anak polisi menyesal ikut tawuran bersama teman-teman. Tangannya kini putus sehingga tak bisa mendaftar Akademi Polisi (Akpol).

Editor: Mardianita Olga
Tribun-Medan.com
Usai mengikuti tawuran, seorang anak polisi menyesal. Tak hanya tangan putus, dia juga tak lagi bisa mengikuti tes Akademi Kepolisian (Akpol) yang ia impikan. 

Namun, Riki tidak tahu bagaimana tabiat DSS di luar lingkungan mereka.

Deden melanjutkan, korban juga suka bermain futsal sebagai penjaga gawang.

DSS juga bertubuh tinggi dan besar sehingga memudahkannya menjaga gawang.

Baca juga: Sosok Pria yang Aniaya Wanita Muda Sukabumi hingga Tewas seusai Karaoke di Surabaya, Diduga Anak DPR

Operasi penyambungan tangan

DSS telah menjalani operasi penyambungan tangan.

Operasi dilakukan untuk kedua tangannya yang ikut ditebas pelaku tawuran lainnya.

Kini, DSS masih dirawat di Rumah Sakit Polri Kramatjati. Berdasarkan keterangan Deden, DSS sudah sadar usai dibius untuk operasi penyambungan tangan.

Deden sudah menyambangi RS Polri Kramatjati, tempat DSS dirawat, Selasa (30/1/2024) malam.

Namun, ia belum berani menemui korban secara langsung. Deden masih mengkhawatirkan kondisi DSS yang sudah dikenalnya sejak lama.

Deden merasa belum siap untuk menemui DSS dengan kondisinya saat ini.

Meski begitu, ia menyempatkan diri untuk mengobrol dengan keluarga korban.

Berdasarkan keterangan mereka, alat bantu pernapasan yang sebelumnya dipakai DSS akan dilepas.

Kini, empat remaja yang diduga terlibat tawuran itu ditangkap, mereka berstatus anak berhadapan dengan hukum (ABH).

Mereka adalah AM (17), AP (16), RA (15), dan P (16).

Mereka berasal dari kelompok Enjoy Rebo.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved